Suara.com - World Trade Centers Association (WTCA) bergerak membantu perekonomian lokal dengan jalur perdagangan maupun investasi. Asosiasi tersebut menaungi 91 negara dengan 300 anggota sebagai mitra bisnis.
Wakil Pemimpin WTCA Asia Pasific, Scott Wang mengatakan jaringan WTCA yang sangat banyak, membuat kesempatan pertumbuhan ekonomi bisnis kian besar.
Hal tersebut tercermin dari wilayah Asia Pasifik tersebar sebanyak 30 persen, Eropa 26 persen, Amerika Selatan 17 persen, Amerika Utara 18 persen dan Afrika Tengah 9 persen.
Indonesia menjadi bagian dari WTCA. Wang mengakui bila Indonesia punya daya tarik sendiri bagi investor.
“Indonesia punya perekonomian yang stabil. Bahkan mampu tumbuh hingga 5 persen. Selain itu investor melirik potensi bonus demografi Indonesia pada 2045 mendatang. Perekonomian Indonesia juga termasuk yang cepat pulih usai pandemi Covid-19,” ucapnya, Senin (6/5/20204).
Pada 1973, Jakarta Land mendirikan WTC Jakarta. Perusahaan tersebut bekerjasama dengan Hongkong Land dan perusahaan lokal PT Central Cipta Murdaya.
GM WTC Jakarta, William Chai menuturkan saat ini, gedung perkantoran menjadi primadona bisnis yang paling banyak diminati. Selain itu WTC Jakarta juga menyediakan fasilitas ruang konferensi dan pertemuan, ritel perbankan dan restoran.
“Kami memiliki lima gedung perkantoran. Mulai dari WTC 1, WTC 2, WTC 3, WTC 5, dan WTC 6. Masing-masing gedung punya ikon tersendiri. Seluruh gedung telah bersertifikat Green Mark Gold dan ISO 45001:2018 dan ISO 14001:2015. Inilah yang membuat para investor tertarik dengan WTC Jakarta,” ucapnya, Senin (6/5/2024).
William pun merasakan manfaat ketika WTC Jakarta bergabung dengan WTCA, yaitu dari segi merek. Semua orang mengenal merek WTC sehingga mempermudah kesempatan berbisnis.
Baca Juga: Investor Asing Jual Saham RI Rp859 Miliar Pekan Ini
“Kasusnya seperti Wang datang ke Indonesia. Ketika pesan mobil online, Wang tinggal mengatakan ingin ke WTC. Maka supir mobil pun sudah tahu di mana gedung WTC berada,” pungkas William.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun