Suara.com - Bandung sebagai ibu kota Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu destinasi favorit saat libur panjang cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus 2024 (8-12/5/2024). Termasuk bagi wisatawan yang bepergian menggunakan kendaraan pribadi.
Dikutip dari kantor berita Antara, lalu-lintas (lalin) di sekitar Tol Jabotabek dan Jawa Barat (Jabar) mengalami peningkatan pada H-1, Rabu (8/5/2024) dalam periode libur panjang cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus 2024.
"Total sebanyak 114.892 kendaraan atau meningkat 9,37 persen dibanding volume lalin transaksi normal, yaitu 105.052 kendaraan transaksi yang meninggalkan Jabotabek menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta melalui dua gerbang tol (GT)," jelas Panji Satriya, Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad di Jakarta, Kamis (9/5/2024).
Peningkatan volume lalin transaksi di GT Cengkareng sebesar 6,70 persen atau sebanyak 84.939 kendaraan dibandingkan dari lalin normal sebanyak 79.603 kendaraan.
Kemudian peningkatan volume lalin transaksi di GT Benda Utama sebesar 17,70 persen atau sebanyak 29.953 kendaraan dari volume lalin transaksi normal sebanyak 25.449 kendaraan.
Di wilayah Jawa Barat, total sebanyak 134.903 kendaraan atau meningkat 2,45 persen dibanding volume lalin transaksi normal, yaitu 131.673 kendaraan transaksi di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya yang melalui jalan tol ruas Padaleunyi.
Lalin terdistribusi melalui dua gerbang tol (GT) dengan rincian untuk GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi tercatat sebanyak 31.582 kendaraan menuju Bandung atau Jakarta melalui GT Cileunyi.
Volume lalin transaksi di GT ini lebih rendah 24,54 persen dari lalin normal yaitu sebanyak 41.851 kendaraan.
Sedangkan lalin transaksi dari arah Bandung atau Jakarta menuju Rancaekek atau Sumedang melalui GT Cileunyi tercatat 31.412 kendaraan atau meningkat 14,64 persen dibandingkan lalin normal sebanyak 27.400 kendaraan.
Baca Juga: Hambat Perjalanan, Menhub Ingin Tak Ada Lagi Transaksi Kartu di Cikampek Utama
Untuk volume lalin transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung tercatat 31.913 atau meningkat 10,44 persen dari lalu lintas normal sebanyak 28.897. Dan volume lalin transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 39.996 kendaraan atau meningkat 19,30 persen dibandingkan lalin normal sebanyak 33.525 kendaraan.
Bagi mereka yang menggunakan kendaraan pribadi dan melalui ruas tol diimbau agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan.
Caranya dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi prima, serta memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan.
Berita Terkait
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Cek Keputusan Resminya di Sini
-
Resmi! Cek Tanggal Merah Libur Panjang Sekolah Idul Fitri 2026, Berapa Hari Totalnya?
-
Libur Imlek, Ribuan Kendaraan Serbu Puncak
-
Cuti Bersama Imlek 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya!
-
Tahun 2026 Imlek Tanggal Berapa? Catat Jadwal Libur dan Cuti Bersamanya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Menkeu Purbaya: Belum Ada Anggota DPR Ikut Seleksi OJK
-
Kemenkeu Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 36,6 Triliun per 21 Februari
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
-
Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026