Suara.com - PT Multi Harapan Utama (MHU) yang merupakan bagian dari MMS Group Indonesia (MMSGI) berhasil meraih dua kategori penghargaan dalam Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards Tahun 2024.
Acara ini diselenggarakan oleh Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dimana MHU meraih Kategori Emas (Gold) pada kategori kemandirian ekonomi dalam Program Pemberdayaan BUMDes Payang Sejahtera.
Sementara untuk kategori karya tulis perseorangan, MHU berhasil meraih predikat Excellent untuk Program CSR Berkelanjutan di Bumi Mahakam.
Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Ma’ruf Amin didampingi oleh Sudarmanto, Ketua ISSF, serta A. Halim Iskandar, Menteri Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) kepada perwakilan dari MHU, Muslim Gunawan.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas misi MMSGI yang diimplementasikan oleh MHU dalam memberi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan melalui beragam program CSR berkelanjutan serta memberikan solusi inovatif.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi bagi kami sekaligus menjadi motivasi MHU untuk terus melakukan yang terbaik dalam pelaksanaan kegiatan CSR yang memiliki dampak sistemik, salah satunya dalam melakukan pembinaan dan pengembangan desa yang berkelanjutan,” kata General Manager Mining Support MHU, Wijayono Sarosa ditulis Jumat (10/5/2024).
Sendy Greti, CEO MMSGI, mengatakan bahwa MMSGI sebagai perusahaan induk yang memiliki komitmen keberlanjutan selalu berupaya untuk bersinergi dengan anak usahanya untuk terus berkontribusi melalui beragam program CSR yang berpotensi membawa dampak positif bagi pertumbuhan perekonomian dan kehidupan masyarakat lokal.
Penghargaan yang diterima MHU dalam mewujudkan desa berkelanjutan ini merupakan penjelmaan atas komitmen tersebut.
Penghargaan CSR dan PDB Award 2024 diikuti 93 perusahaan dan lembaga ini diberikan berdasarkan serangkaian penilaian yang dilakukan oleh Kemendesa PDTT bekerja sama dengan ISSF. Kriteria penilaian meliputi dokumen program yang diajukan, presentasi, maupun penilaian lain dalam pelaksanaan kegiatan CSR oleh perusahaan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen
-
Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini
-
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI