Suara.com - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama terus berupaya melakukan penguatan kerja sama Jaminan Produk Halal (JPH), baik di dalam maupun luar negeri.
Terbaru, upaya dilakukan BPJPH bersama Two Countries Twin Parks Investment Promotion Center membahas penguatan kerja sama JPH antara Pemerintah Indonesia dan Cina.
"Hari ini kami menerima delegasi Pemerintah Cina yang berkunjung ke BPJPH, dalam rangka memperkuat kerja sama kedua negara melalui sektor Jaminan Produk Halal."kata Sekretaris BPJPH, E.A Chuzaemi Abidin dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/5/2024).
Delegasi Cina dipimpin oleh Director of Administrative Committee of Yuanhong Funcional Zone Wang Xingang, dan didampingi oleh Deputy Secretary General of Fuzhou Municipal Government Sun Peijun, dan Director of Investment Promotion Department of Administrative Committee of Yuanghong Functional Zone, Yu Linlin.
"Pertemuan ini penting dilakukan guna memastikan agar proses kerja sama ini dapat dipercepat. Sehingga sinergitas kedua negara di sektor produk halal ini segera terwujud." lanjutnya.
Lebih lanjut, Chuzaemi mengatakan bahwa upaya percepatan tersebut terkait proses penyiapan MoU, sekaligus tindak lanjut permohonan akreditasi lembaga halal luar negeri, sehingga tercapai pemenuhan standar halal bagi produk yang diperdagangkan kedua negara.
"Kita akan segera percepat koordinasinya, termasuk dengan stakeholder terkait, agar sinergitas kedua negara segera terwujud, berjalan sesuai harapan, dan memberikan implikasi positif bagi kedua negara." tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Menko Zulhas Ungkap Proyek Waste-to-Energy Besutan Danantara Cuma Beresin 20 Persen Masalah Sampah
-
IHSG Meroket di Awal Pekan ke Level 8.300, 484 Saham Cuan
-
Purbaya Blacklist Keluarga Dwi Sasetyaningtyas usai Viral Hina RI, Tagih Balik Dana LPDP Plus Bunga
-
Bos Agrinas Pangan Manut Diminta Tunda Impor Pikap dari India
-
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Ditunda: Tunggu Presiden Pulang
-
Apa Itu Harta PPS di SPT Tahunan Sistem Coretax, Ini Fungsinya
-
Profil OUE Commercial REIT, Aset 30 Triliun Milik Mochtar Riady
-
Agrinas Impor Pikap dari India, Resep Jitu Matikan Industri Otomotif Indonesia?
-
Purbaya Ungkap Impor 105 Ribu Mobil Pickup India Dibiayai Utang, Cicilan Rp 40 T per Tahun
-
Rebut Tahta! XL Ultra 5G+ Dinobatkan Jadi Jaringan 5G Tercepat di Indonesia versi OOkla Speed Test