Suara.com - Festival dan Gelar Budaya Hari Nelayan Palabuhanratu kini masuk kembali ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Hal ini turut membantu mempromosikan wisata Kabupaten Sukabumi berkelas dunia.
Dikutip dari kantor berita Antara, semakin luas jangkauan promosi pariwisata daerah apalagi melalui KEN, dunia pariwisata yang ada di berbagai lokasi di kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali ini akan lebih dikenal di luar negeri sehingga bisa meningkatkan kedatangan wisatawan mancanegara.
Untuk itu, festival seni, kebudayaan dan adat istiadat serta objek wisata yang masuk dalam KEN diharapkan terus bertambah untuk mendongkrak pergerakan ekonomi Kabupaten Sukabumi. Pariwisata menjadi salah sektor yang berpengaruh signifikan terhadap perekonomian masyarakat.
Marwan Hamami, Bupati Sukabumi menyatakan bahwa festival kebudayaan dan berbagai kegiatan pariwisata yang gencar digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu motor penggerak perekonomian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Dampak positif dari kegiatan yang diselenggarakan di sekitar destinasi wisata seperti festival kebudayaan, selain lebih mengenalkan dunia pariwisata juga mampu menggerakkan perekonomian warga," papar Marwan Hamami di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (24/5/2024).
Dipaparkannya bahwa kegiatan seperti Festival dan Gelar Budaya Hari Nelayan Palabuhanratu ke-64 yang dipusatkan di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu mampu menyedot kedatangan wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.
Diperkirakan jumlah pengunjung yang datang lebih dari 20 ribu orang, sehingga perputaran uang meningkat signifikan. Keuntungan dari kegiatan ini juga dirasakan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai ajang promosi, pemasaran dan peningkatan pendapatan.
Situasi ini mendorong Pemkab Sukabumi membuat agenda untuk menggelar berbagai kegiatan seperti festival kebudayaan, bazaar kuliner, olah raga, komunitas dan lainnya di berbagai lokasi, khususnya di sekitar objek wisata.
"Kegiatan ini gencar kami lakukan, keuntungan yang didapat antara lain destinasi wisata semakin dikenal luas, promosi potensi daerah dan perekonomian meningkat baik dari sisi kesejahteraan masyarakat maupun pendapatan asli daerah," tutup Marwan Hamami.
Baca Juga: 10.000 Pelaku UMKM Kota Bandung Beroleh Binaan, Tingkatkan Daya Saing
Berita Terkait
-
UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun
-
PNM Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Ecoprint
-
Kisah Sukses UMKM dari Sumenep, Perjuangan Rosidah Membesarkan Usaha Gula Merah Berkat KUR BRI
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat