Suara.com - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku mengadakan silaturahmi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Maluku.
Dikutip dari kantor berita Antara, di ruang tamu Kapolda Maluku, Ambon disampaikan komitmen sinergitas kedua belah pihak.
“Kami berkomitmen untuk bertindak cepat dan tepat dalam menangani kasus-kasus yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi," jelas Irjen Pol Lotharia Latif, Kapolda Maluku di Ambon, Jumat (31/5/2024).
Ada pun Kepala OJK yang adalah pejabat lama, Roni Nazra, dan pejabat baru Muhamad Andi Yusuf. Juga hadir Irwasda Maluku dan Kabid Keuangan Polda Maluku.
Kapolda menyampaikan selamat datang kepada OJK yang baru di Maluku. Dengan harapan di masa mendatang relasi kerja sama antara Polda Maluku dan OJK tetap berjalan baik.
"Kami Polda Maluku siap mendukung penuh dan bekerja sama dengan semua pihak demi menjaga stabilitas keamanan di negeri Raja-raja ini," jelas Irjen Pol Lotharia Latif.
"Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergitas antara Polda Maluku dan OJK dalam menjaga keamanan dan stabilitas ekonomi di Maluku," lanjutnya.
"Kami selaku pejabat baru mohon bimbingan dan arahan. Harapannya, sinergitas dan hubungan baik antara OJK dan Polda Maluku akan tetap terjalin dan semakin erat dalam menjalankan tugas ke depannya," sambut Kepala OJK Maluku yang baru, Muhamad Andi Yusuf saat memperkenalkan diri sekaligus mengharapkan bimbingan dari Kapolda.
Dengan kerja sama ini, harapannya mampu menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih stabil dan aman, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan di Maluku.
Baca Juga: BPR di Jepara Gulung Tikar, Begini Nasib Dana Nasabah
"Sinergi antara kedua lembaga ini diharapkan menjadi model bagi kerja sama serupa di daerah lain," pungkasnya.
Berita Terkait
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
-
Ini Modus Penipuan yang Paling Banyak saat Ramadan dan Lebaran
-
OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?
-
Skema Patungan Saham Berujung Denda: OJK Sikat Tukang Goreng Saham IIMPC Rp5,7 Miliar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut