Suara.com - Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI), sebagai organisasi konstruksi tertua di Indonesia, melakukan kunjungan penting ke Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin untuk membahas kondisi terkini industri konstruksi nasional.
Pertemuan ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal BPP GAPENSI, Andi Rukman Nurdin (ARN), yang saat ini juga menjadi Calon Ketua Umum BPP GAPENSI, beserta sejumlah pengurus BPP GAPENSI.
Kunjungan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin, yang menyambut baik komitmen GAPENSI. Beliau berharap sinergi antara pemerintah dan GAPENSI dapat terus ditingkatkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur.
Dalam pertemuan tersebut, ARN menyampaikan keprihatinan terkait penurunan jumlah Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) yang signifikan sejak diberlakukannya Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
"Sebelum pandemi, jumlah BUJK tercatat sebanyak 144.000, namun kini hanya tersisa 75.809. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kesulitan dalam memperoleh perizinan dan terbatasnya peluang pekerjaan bagi usaha kecil dan menengah," ujar ARN ditulis Sabtu (1/6/2024).
Audiensi ini juga membahas kondisi konstruksi terkini dan pelaksanaan Musyawarah Nasional ke XV BPP GAPENSI yang akan dilaksanakan pada tanggal 5-7 Juni di Hotel Bidakara, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, GAPENSI berharap Wakil Presiden Ma'ruf Amin dapat membuka kegiatan Munas tersebut secara resmi.
ARN juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi oleh BUJK kecil dan menengah, seperti kesulitan mendapatkan perizinan yang menyebabkan terbatasnya penyebaran penyedia jasa konstruksi di kota/kabupaten, menurunnya jumlah paket proyek berskala kecil, dan konsolidasi proyek besar yang hanya bisa dilaksanakan oleh badan usaha besar, terutama BUMN.
Dalam sela-sela pembahasan mengenai keadaan konstruksi nasional saat ini, ARN dengan bijaksana menyatakan kepada Wakil Presiden bahwa dirinya maju menjadi Calon Ketua Umum BPP GAPENSI dan dengan sikap tegas akan siap bersinergi mengawal pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
"GAPENSI berkomitmen untuk terus menyampaikan berbagai persoalan di bidang pekerjaan jasa konstruksi kepada pemerintah, mensosialisasikan kebijakan pemerintah kepada anggota GAPENSI di seluruh Indonesia, serta memberdayakan BUJK anggota GAPENSI," tutup ARN.
Baca Juga: ARN Nyatakan Siap Turut Serta Majukan Sektor Konstruksi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu