Suara.com - PT Olahkarsa Inovasi Indonesia dan Green Building Council Indonesia (GBCI) menyepakati kerja sama pengembangan pendidikan, penelitian, dan konsultasi di Bidang Desain dan Bangunan Hijau (Green Building).
Tidak hanya penandatangan kerja sama, pihak GBCI juga mengundang seluruh tamu acara untuk melihat bentuk nyata gedung yang telah tersertifikasi Green Building di Yogyakarta.
Kerja sama ini terjalin karena perkembangan Industri konstruksi dan real estate menunjukkan pergeseran paradigma yang signifikan.
Para pelaku industri semakin condong ke arah praktik bangunan berkelanjutan, dimana bangunan ramah lingkungan tidak hanya menawarkan penghematan biaya jangka panjang, namun juga berkontribusi terhadap pengurangan konsumsi sumber daya dan dampak lingkungan serta peningkatan kesehatan dan kesejahteraan para penghuninya.
Pada kenyataanya, meskipun kesadaran akan pentingnya bangunan berkelanjutan di lingkungan binaan terus meningkat, pendidikan dan kesadaran di kalangan profesional properti masih memerlukan perhatian khusus.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Olahkarsa Inovasi Indonesia dan Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia) yang didukung oleh Universitas Ciputra, membangun kerja sama jangka panjang untuk mendorong implementasi bangunan ramah lingkungan.
Perjanjian kerja sama ini mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, dan konsultasi di bidang desain dan bangunan hijau (Green Building).
Ar. Daud Tjondrorahardja, Head of GBC Indonesia Yogyakarta, menekankan pentingnya peranan para profesional untuk mewujudkan masa depan industri konstruksi yang lebih hijau.
Menurut Ar. Daud Tjondrorahardja, "Generasi muda khususnya para arsitek dan insinyur memegang peranan krusial dalam menciptakan bangunan yang tidak hanya estetis dan fungsional, namun juga ramah lingkungan. Melalui kerja sama ini, kami berharap semakin banyak profesional yang meningkatkan kompetensi mereka di bidang green building dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia."
Baca Juga: Harga Tanah dan Bangunan Milik Andika Perkasa, Rumah Mewahnya Jadi Sorotan
Unggul Ananta, Co-Founder & CEO Olahkarsa, menyampaikan antusiasme Olahkarsa dalam mendukung edukasi dan implementasi praktik bangunan berkelanjutan. Unggul Ananta menyatakan, "Olahkarsa percaya bahwa teknologi dapat menjadi jembatan menuju dunia yang lebih hijau. Melalui platform kami dan kolaborasi dengan GBC Indonesia, kami ingin menciptakan ekosistem yang kondusif bagi tumbuhnya para profesional green building dan mendorong terwujudnya bangunan ramah lingkungan di Indonesia."
Dr. Eric Harianto, S.T., M.M., CICHM., CIPA, CMC, selaku Program Manager Universitas Ciputra Entrepreneurship Center, menyampaikan dukungannya terhadap kerja sama antara PT Olahkarsa Inovasi Indonesia dan GBC Indonesia. Dr. Eric Harianto menyatakan, "Saya sangat antusias dengan kerja sama ini. Peran kami sebagai jembatan antara kedua belah pihak merupakan langkah nyata untuk mewujudkan kolaborasi pentahelix dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan. Dimana kerja sama ini meliputi berbagai macam aspek, seperti pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan media. Yang diharapkan dapat semakin meluas kedepannya.“
Salah satu kerja sama yang akan dijalankan dalam waktu terdekat adalah penyelenggaraan Corporate Sustainability School yang akan dijalankan selama tiga hari, mulai dari tanggal 25 Juni hingga 27 Juni 2024. Acara ini bertujuan untuk memudahkan peserta mendapatkan pelatihan Green Building Associate (GA) dan mempelajari implementasi green building secara langsung. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap edukasi green building bagi para profesional yang terkait dengan topik tersebut.
Pada tanggal 25 Juni 2024, peserta akan mengikuti sertifikasi Greenship Associate yang bertempat di Universitas Ciputra. Sedangkan pada tanggal 27 Juni 2024, akan diadakan studi banding terkait implementasi Green Building Surabaya.
Corporate Sustainability School merupakan kesempatan emas bagi para profesional di industri konstruksi dan real estate untuk mempelajari lebih lanjut mengenai green building dan mendapatkan sertifikasi Green Building Associate.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara
-
Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru