Suara.com - Dalam rangka meningkatkan peranan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang Perhubungan Darat untuk menangani berbagai permasalahan pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menggelar kegiatan Jambore PPNS dengan tema "Membangun PPNS Yang Berintegritas, Berjiwa Korsa dan Berkolaborasi Dalam Pengawasan dan Penegakkan Hukum Bidang LLAJ".
"Peran PPNS sangat dibutuhkan dalam menangani berbagi permasalahan pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan. Seperti permasalahan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) dan juga terkait kecelakaan bus-bus pariwisata yang terjadi beberapa waktu ke belakang," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno dalam keterangannya, Kamis (6/6/2024).
Lebih lanjut Ia menyampaikan PPNS memiliki tanggung jawab yang besar sebagai garda terdepan dalam hal penegakkan hukum. Oleh karena itu, diperlukan perannya dalam pengawasan dan penindakan bus pariwisata demi menertibkan penyelenggaraan angkutan pariwisata.
"Dari kegiatan pengawasan dan penegakkan hukum yang dilakukan hingga hari ini, diperoleh data sebanyak 57 persen bus pariwisata tidak melakukan pelanggaran dan sebesar 43 persen kendaraan melakukan pelanggaran," paparnya.
Hal ini merupakan data dan fakta lapangan sekaligus gambaran kondisi transportasi angkutan umum.
Dari data tersebut, jenis pelanggaran yang dilakukan di antaranya BLU-e tidak berlaku (15,39%), BLU-e tidak terdaftar (18,96%), BLU-e palsu (0,13%), izin tidak berlaku (31,93%) serta tidak memiliki izin angkutan pariwisata alias ilegal (33,59%).
Ia berharap dengan adanya kondisi ini PPNS merasa terpanggil dan melalui kegiatan Jambore ini diharapkan antar insan PPNS dapat berkolaborasi dengan semua pihak untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
Sejalan dengan itu, Direktur Lalu Lintas Jalan, Ahmad Yani menuturkan tujuan dilaksanakannya kegiatan Jambore ini untuk meningkatkan Jiwa Korsa, Kolaborasi dan Sinergitas dalam melaksanakan tugas yang diemban oleh para PPNS mengingat banyak permasalahan yang terjadi di lapangan akhir - akhir ini.
"Pada kegiatan Jambore ini dihadirkan beberapa narasumber yang kompeten dibidangnya seperti Direktur Penegakkan Hukum Korlantas Polri, Kepala Biro Korwas Korlantas Polri serta Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung. Sehingga diharapkan dapat menjadi media penyegaran dan meningkatkan kolaborasi," ungkapnya.
Baca Juga: Ditjen Hubdat Kemenhub Gelar Bimtek Perawatan Alat Penimbang Kendaraan Bermotor
Adapun, pada kesempatan ini Ditjen Perhubungan Darat memberikan penghargaan terhadap PPNS terbaik kategori Tilang Terbanyak Tahun 2023 di antaranya yaitu Pengawas UPPKB Kertapati Sumatera Selatan, Andy Sanjaya S.Si.T,M.M, PPNS UPPKB Talang Kelapa Sumatera Selatan, Kartika Wati, SH, M.Si, dan Petugas Penimbangan Kendaraan Bermotor UPPKB Maccopa Sulawesi Selatan, Basri.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 204 peserta yang terdiri dari PPNS LLAJ di Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan PPNS LLAJ di Dinas Perhubungan Provinsi/Kabupaten/Kota.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!