Suara.com - Menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 H, Nanobank Syariah menyerahkan hewan Qurban kepada Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) yang akan disalurkan ke berbagai wilayah di seluruh pelosok Indonesia melalui Program “Qurbanmu Bahagiakan Sesama”
Direktur Nanobank Syariah, Uzan Tedjamulia menyampaikan berkurban adalah ibadah tahunan yang terus harus dilakukan agar selalu belajar dan mempertajam kepekaan untuk peduli terhadap sesama. Hal ini sejalan dengan semangat Nanobank Syariah untuk terus berperan aktif dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan Masyarakat dan juga sebagai wujud nyata dari semangat #AlirkanKebaikan yang terus digaungkan Nanobank Syariah.
“LAZIS Muhammadiyah merupakan mitra strategis bagi kami, Menyambut perayaan Idul Adha tentunya ini adalah momentum mempererat tali silturahmi, membangun ukhuwah dan toleransi antar sesama manusia serta menjalin hubungan dengan berbagai kalangan masyarakat maupun organisasi tanpa tersekat oleh keyakinan”.
Sekretaris Badan Pengurus LAZIS Muhammadiyah, Gunawan Hidayat menyampaikan penyerahan hewan Qurban dari Nanobank Syariah ini dapat membawa manfaat bagi khalayak penerimanya yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sebagai salah satu organisasi pengelola Zakat, LAZIS Muhammadiyah tidak pernah absen dalam keagamaan serta berperan aktif dalam mensyiarkannya, salah satunya adalah ibadah Qurban, Semangat Qurban adalah semangat kebersamaan dan saling berbagi, maka relevan jika LAZISMU mengangkat tema “Qurbanmu Bahagiakan Sesama”. Harapan dibalik tema besar kegiatan ini adalah penyebaran syiar dan manfaat qurban yang lebih luas.
Uzan pun menegaskan pihaknya terus mendorong pemahaman masyarakat akan pentingnya berkurban dan berhaji sejak dini, saat ini masyarakat diberikan kemudahan dengan dapat menyalurkan Qurban melalui aplikasi Aira Mobile Nanobank Syariah bekerjasama dengan LAZIS Muhammadiyah.
Nanobank syariah juga terus fokus untuk menjangkau Masyarakat Indonesia dalam menghimpun dana sebagai Bank penerima setoran biaya penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH), saat ini tercatat terdapat sekitar 67.000 pendaftar haji di Nanobank Syariah.
Kegiatan Penyerahan Hewan Qurban dari Nanobank Syariah kepada LAZIS Muhammadiyah ini dilaksanakan di Kantor PP Muhammadiyah diserahkan langsung oleh Direktur Nanobank Syariah, Uzan Tedjamulia dan diterima oleh Sekretaris Badan Pengurus LAZIS Muhammadiyah, Gunawan Hidayat, didampingi oleh Wakil Ketua Badan Pengurus, Erni Juliana.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Simak 5 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Awet
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana