Suara.com - Ramai dibahas di media sosial X, netizen mengeluh sudah lulus tes seleksi CPNS Dosen tapi belum terima SK. Beberapa netizen yang memperhatikan postingan tersebut meninggalkan komentar berupa pertanyaan apa penyebab banyak peserta lolos CPNS belum terima SK tersebut?
Diawali dari sebuah twit dari pengguna akun X bernama Il**m *****lo. Ia merepost postingan dari akun Lowongan Dosen yang membagikan screnshot artikel berjudul "Nasib Dosen CPNS 2023: lulus seleksi tapi belum terima SK, banyak yang berutang dan numpang hidup dengan mertua hingga andalkan Paylater."
Il**m menambahkan thread, "Jadi ingat, ikut tes CPNS Dosen September 2014. Diterima Februari 2015, kemudian mengajukan resign dari kantor lama Maret 2015. Lalu, masuk kerja di kampus 1 April 2015. SK CPNS diterima sekitar 8 bulan setelahnya. SK PNS diterima tahun 2018. Sampai sekarang masih terus menebalkan semangat hingga nanti purna tugas. Gimana? Kurang gimana lagi aku mencintai negeri ini?"
Akun terkait di lanjutan Threadnya mengungkap kondisi setelah resign. "Ya sudah pasti downgrade gaji. Selama SK CPNS belum turun, kami dipinjami fakultas dari anggaran RKAT dosen honorer. Alhamdulillah masih ada pemasukan, sampai kemudian SK CPNS terbit dan diterima, prosedur rapel berlaku," ungkapnya.
Sontak cerita tersebut mendapatkan tanggapan dari orang-orang yang bernasib serupa. Mereka lalu mempertanyakan penyebab banyak peserta lolos CPNS belum terima SK.
Ada pula yang terpaksa berhutang hingga memanfaatkan paylater demi memenuhi kebutuhan sehari-hari lantaran ketidakjelasan SK CPNS.
Dari percakapan yang ada di thread di akun X tersebut, tidak ditemukan jawaban pasti alasan kenapa banyak peserta lolos CPNS belum terima SK. Dari kondisi tersebut, yang dijabarkan oleh I***m, netizen yakin bahwa penyebab utamanya ialah miss-management di lingkup birokrasi.
Apa itu SK PNS?
SK merupakan surat pengangkatan jabatan pertama pegawai jika dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Penerbitan SK CPNS seharusnya dilakukan paska ditandatanganinya nota persetujuan NIP CPNS oleh pejabat berwenang.
Baca Juga: Dari Fiktif Hingga Tak Akuntabel, BPK Temukan Modus Penyimpangan Dana Perjalanan Dinas PNS
Instansi pengusul akan menerbitkan SK CPNS dan diberikan kepada peserta selambat-lambatnya 30 hari kerja setelah pegawai menerima penetapan NIP dari BKN. Setelah NIP dan SK Pengangkatan ditentukan, instansi kemudian akan menerbitkan SPMT.
SPMT merupakan surat pernyataan resmi bahwa CPNS sudah berkewajiban melaksanakan tugas, baik sebagai dosen maupun sebagai PNS lainnya. SPMT selambat-lambatnya dirilis satu bulan setelah pengangkatan CPNS.
Dikutip dari berbagai sumber, SK CPNS yang merupakan lampiran ketentuan yang jadi bukti peserta sudah lulus CPNS fungsinya sama penting dengan dokumen-dokumen lain. SK ini dibuat oleh instansi yang dilamar pegawai. Jika tidak memiliki SK, seseorang bisa kehilangan hak mendapatkan gaji sesuai standar gaji PNS sampai ada juga yang kehilangan hak mendapatkan dana pensiun.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
September 2024, ASN Mulai Ramaikan Ibu Kota Baru di Kalimantan
-
Lecehkan Sejumlah Mahasiswi saat Bimbingan Skripsi, Dosen Cabul di Unram Resmi Dipecat
-
Mahfud MD jadi 'Dosen Dadakan' di Sekolah Partai PDIP, Megawati, Hasto Kristiyanto hingga Tina Toon Diajari Ini
-
Bantah Palak Pejabat hingga Ungkit Gajinya, SYL Minta PNS Sulsel Jujur sampai Sumpah Demi Allah di Sidang
-
Dari Fiktif Hingga Tak Akuntabel, BPK Temukan Modus Penyimpangan Dana Perjalanan Dinas PNS
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas
-
BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah
-
19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum
-
Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok
-
Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual
-
Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman
-
Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran
-
IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket