Suara.com - Pemerintah telah mematok anggaran Rp71 triliun untuk program makan bergizi gratis garapan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Anggaran tersebut sudah masuk dalam Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2025.
Nantinya Presiden Jokowi mengumumkan anggaran tersebut dalam pembacaan nota keuangan di Gedung MPR/DPR pada 16 Agustus 2024 mendatang.
"Bapak Prabowo sampaikan beliau setuju pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dilaksanakan bertahap. Dan untuk tahun pertama pemerintahan beliau (di) 2025 disepakati alokasi sekitar Rp71 triliun di dalam RAPBN 2025," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani yang dikutip Rabu (26/6).
Adapun, anggaran makanan bergizi gratis ini ternyata lebih besar dibandingkan anggaran Kementerian/Lembaga. Bahkan, perbedaannya bagaikan bumi dan langit.
Berikut daftar Kementerian/lembaga yang anggarannya lebih kecil dibanding anggaran makan bergizi gratis:
- Kementerian Keuangan: Rp48,4 triliun
- Kementerian Perhubungan: Rp38,5 triliun
- Komisi Pemilihan Umum: Rp28,4 triliun
- Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia: Rp18,4 triliun
- Kejaksaan Republik Indonesia: Rp17,4 triliun
- Kementerian Pertanian: Rp14,7 triliun
- Kementerian Komunikasi dan Informatika: Rp14,8 triliun
- Badan Pengawas Pemilihan Umum: Rp11,6 triliun
- Mahkamah Agung: Rp11,6 triliun
- Badan Intelijen Negara: Rp10,1 triliun
- Kementerian Luar Negeri: Rp8,5 triliun
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Rp7,6 triliun
- Kementerian Agraria dan Tata Ruang: Rp7,2 triliun
- Kementerian Kelautan dan Perikanan: Rp7,1 triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026