Suara.com - Baru-baru ini Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa program Family Office akan segera dibuka di Bali. Lantas, seberapa penting family office usulan Luhut? Nah untuk selengkapnya, simak berikut ini penjelasannya.
Sebelumnya diberitakan, Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi memberikan usulan bahwa program family office akan dibuka di Indonesia, tepatnya di Bali. Usulan ini pun katanya sudah disetujui Presiden Joko Widodo.
Dengan ramainya pemberitaan tentang family office, hal ini lantas menimbulkan tanya, seberapa penting family office usulan Luhut tersebut? Simak berikut ini penjelasannya dari mulai pengertian, tujuan, hingga cara kerja family office.
Pengertian Family Office
Family office merupakan perusahaan swasta yang tugasnya menangani manajemen investasi sekaligus mengelola keuangan keluarga kaya. Adapun yang dimaksud keluarga kaya disini yaitu keluarga super kaya dengan aset Rp800 juta – Rp 1 triliun.
Selain bertugas mengelola kekayaan, program family office ini juga bertugas untuk membuat rencana perjalanan, mengurus asuransi, manajemen penggajian, mengurus pajak, mengurus transfer kekayaan keluarga, manajemen gaya hidup dan lain sebagainya.
Tujuan Family Office
Tujuan family office ini untuk melindungi serta mengembangkan kekayaan keluarga kaya. Selain itu, tujuan program ini juga guna memberikan layanan lainnya berupa manajemen properti dan juga perencanaan warisan.
Tujuan lainnya dengan dibukanya family office ini yaitu manajemen kekayaan menjadi lebih terintegrasi. Karena program ini menawarkan layanan dengan pendekatan investasi dengan menyesuaikan kebutuhan dan juga tujuan keluarga.
Bukan hanya itu, tujuan program family office ini juga guna membantu keluarga dalam urusan perpajakan agar bisa mengoptimalkan kewajiban pajak yang dibebankan ke meraka dan membantu mengurangi beban pajak.
Cara Kerja Family Office
Cara keraj Family Office ini yaitu memungkinkan orang superkaya dari berbagai dunia untuk menyimpan uangnya di Indonesia tanpa dibebankan pajak langsung. Namun, mereka wajib untuk berinvestasi di berbagai proyek yang ada di Indonesia.
"Mereka tidak dikenakan pajak tapi harus investasi, dan (dari) investasi nanti akan kita pajaki," tulis Luhut Binsar Pandjaitan melalui akun Instagram pribadinya @/luhut.pandjaitan pada Senin (1/7/2024).
Luhut pun memberikan gambaran mengenai cara kerja family office. Ia menyampaikan bahwa mereka bisa menyimpan dana di Indonesia 10-30 juta dolar AS. Kemudian Dana akan diinvestasikan ke berbagai proyek strategis yang ada di Tanah Air.
Jika ditanya apakah program family office ini penting atau tidak, bisa dikatakan ini penting karena program ini dapat membantu perekonomian, terutama untuk mengelola kekayaan sekaligus investasi jangka panjang.
Demikian ulasan mengenai seberapa penting family office usulan Luhut lengkap dengan pengertian, tujuan, dan cara kerja family office. Semoga informasi ini bemanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI