Suara.com - Pertamina telah resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi Pertamax pada hari Sabtu, 10 Oktober 2024. Kenaikan harga Pertamax ini menyusul kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamina lainnya yang sudah berlangsung di awal bulan Agustus lalu.
Harga Pertamax naik menjadi Rp 13.700 per liter setelah sebelumnya Rp 12.950. Sementara itu, harga BBM subsidi Pertalite dan Biosolar tetap berada pada Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter.
Dengan adanya kenakan ini, Pertamina telah mengikuti langkah SPBU lain, seperti Shell, Vivo, dan BP AKR yang sudah menaikkan harga BBM pada 1 Agustus 2024 lalu.
Apa Alasan Pertamina Menaikkan Harga BBM Pertamax?
Heppy Wulansari selaku Pjs. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa kenaikan BBM nonsubsidi ini dilakukan dengan mempertimbangkan stabilitas ekonomi.
Inilah salah satu alasan mengapa meskipun tren ICP mengalami kenaikan sejak akhir trimester pertama, harga BBM Non Subsidi Pertamina tidak ikut mengalaminya.
“Penetapan harga sudah sesuai dengan regulasi Kepmen ESDM No.245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No.62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga JBU atau BBM non subsidi Kepmen ESDM No.62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum (JBU).Kami pastika harga ni tetap paling kompetitif untuk produk dengan kualitas setara.” ujar Heppy.
Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP AKR terbaru
Dengan kenaikan harga yang baru saja ditetapkan, ini dia daftar lengkap harga BBM Pertamina terbaru.
Baca Juga: Daftar Harga BBM 1 Agustus 2024 di SPBU Pertamina, Shell dan Vivo
- Solar subsidi/biosolar: Rp 6.800
- Pertalite: Rp 10.000
- Pertamax: Rp 13.700
- Pertamax Green 95: Rp 15.000
- Dexlite: Rp 15.350.
- Pertamax Turbo: Rp 15.450.
- Pertamina Dex: Rp 15.650.
- Biosolar non Subsidi: Rp 15.250
Harga BBM Shell
- SuperShell: Rp 14.520
- Shell V-Power: Rp 15.370
- Shell V-Power Diesel: Rp 15.810
- Shell Diesel Extra: Rp 15.48p
- Shell V-Power Nitro+: Rp 15.600
Harga BBM Vivo
- Revvo 90: Rp 12.900
- Revvo 92: Rp 14.320
- Revvo 95: Rp 15.150
Harga BBM BP AKR
- BP Ultimate: Rp 15.370
- BP 92: Rp 13.850
- BP Ultimate diesel: Rp 15.810
- BP Diesel: Rp 15.480
Pertamax memang mengalami kenaikan paling akhir dibandingkan jenis BBM lainnya. Sebagai contoh,pada tanggal 2 Agustus 2024 lalu, BBM Pertamax Turbo sudah naik menjadi Rp 15.450 per liter sejak sebelumnya Rp 14.400 per liter.
Demikian informasi tentang harga Pertamax yang naik mulai hari ini dan perbandingannya dengan BBM dari merek lain.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Daftar Harga BBM 1 Agustus 2024 di SPBU Pertamina, Shell dan Vivo
-
Harga BBM Pertamina Non Subsidi Naik Mulai 2 Agustus, Pertamax Tetap
-
Harga BBM Pertamax Cs Tak Berubah, Ini Daftarnya Seluruh Indonesia
-
Harga Pertamax Naik! Pengamat Sarankan Pertamina Bertindak Efek Kurs Rupiah dan ICP
-
Dua Menko Ekonomi Mulai Tak Kompak Jelang Akhir Jabatan Jokowi
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional