Suara.com - Dalam rangka pengenalan dunia industri dan peningkatan kompetensi mahasiswa, PT Daikin Airconditioning Indonesia (Daikin) memberikan perkuliahan khusus bagi mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS), Denpasar, Bali pada Kamis (15/8/2024).
Berbagai materi terkait industri tata udara yang menjadi spesialisasi Daikin bersanding dengan pengenalan perusahaan disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung sepanjang dua hari ini.
“Sebagai spesialis tata udara sepanjang satu abad di dunia dan juga menjadi pemimpin dalam penyedia solusi perangkat tata udara, menjadi tanggung jawab kami untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi sekaligus menginspirasi mahasiswa sebagai calon angkatan kerja terhadap dunia industri, khususnya yang menjadi spesialisasi kami,” ujar Erick Sunjaya, Kepala Cabang Daikin untuk area Bali dan sekitarnya dikutip Jumat (16/8/2024).
Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan tersebut menjadi bagian inisiatif sosial perusahaan dalam bidang pendidikan bertajuk Daikin Goes To Campus.
Berlangsung simultan sepanjang tahun, tersirat kuat dalam namanya, Daikin Goes To Campus menjadi agenda tahunan perusahaan dalam bentuk kunjungan khusus ke berbagai kampus pendidikan tinggi di Indonesia.
Disamping memberikan perkuliahan khusus dalam berbagai tema terkait perkembangan solusi tata udara, dengan perangkat pendingin udara (air conditioning – AC) didalamnya, Daikin juga memberikan informasi terkait peluang berkarir bersama Daikin di Indonesia.
Pada pelaksanaan sepanjang dua hari di UNDIKNAS, materi disampaikan berjenjang dari tahap dasar pengenalan perangkat AC. Didalamnya termasuk mengulas AC kategori inverter yang menjadi inovasi sebagai teknologi hemat listrik dan lebih ramah lingkungan.
“Dengan kemampuan penghematan listrik lebih baik yang membuatnya lebih ramah lingkungan dalam operasionalnya, pengenalan teknologi AC inverter ini sekaligus menjadi dukungan Daikin pada upaya pemerintah dalam pengurangan jejak karbon,” tambah Erick Sunjaya.
Disamping itu, Daikin juga menyampaikan materi Design Calculation Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC). Materi yang lebih fokus pada membangun desain keseluruhan sistem tata udara bagi bangunan komersial dengan memperhitungkan kondisi lingkungan termasuk tingkat suhu ruang ini, disampaikan bersama dengan mengajak mahasiswa sebagai pesertanya untuk mempraktekkan langsung melalui media perangkat lunak khusus Daikin sebagai pendukungnya.
Erick Sunjaya menyatakan harapan melalui berbagai materi dan interaksi yang terjalin ini dapat menginspirasi mahasiswa dalam karirnya dan mendorong munculnya berbagai pengembangan dalam industri tata udara melalui berbagai pemikiran baru dari mahasiswa di masa mendatang.
“Kami percaya, pengembangan kualitas angkatan kerja Indonesia juga bergantung pada terjalinnya kolaborasi mutual antara dunia pendidikan dan pelaku industri,” pungkas Erick Sunjaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition
-
Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan