Suara.com - Aplikasi investasi digital Bibit.id, menyabet penghargaan “WealthTech of the Year” dalam ajang Asia FinTech Awards 2024.
Bibit.id mengalahkan empat finalis lain yang berasal dari Singapura, di antaranya Bank of Singapore, Moomoo Singapore, RealVantage, dan Syfe. Kabar kemenangan ini dibacakan saat malam penganugerahan Asia FinTech Awards 2024 di Singapura.
PR & Corporate Communication Lead Bibit, William, menyampaikan bahwa kemenangan ini merupakan cerminan kepercayaan masyarakat Indonesia yang diterjemahkan lewat pilihan Dewan Juri yang memilih Bibit, satu-satunya perusahaan dari Indonesia yang masuk dalam kategori WealtTech (wealth technology).
“Kami sangat mengapresiasi penghargaan yang Bibit terima. Ini merupakan hasil kerja keras, inovasi, dan kolaborasi yang dilakukan secara terus-menerus oleh tim kami dalam rangka menghadirkan pengalaman berinvestasi yang aman, mudah, dan inklusif untuk jutaan investor di Indonesia. Berbagai fitur dan inovasi yang kami hadirkan sejak tahun 2019 sampai sekarang terbukti telah mendemokratisasikan akses terhadap investasi di Pasar Modal,” kata William dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/8/2024).
Asia FinTech Awards 2024 merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan teknologi keuangan se-Asia yang terbukti menghadirkan inovasi dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Pemenang dalam Asia FinTech Awards 2024 dipilih sembilan Dewan Juri yang berasal dari Singapura, Jepang, India, Kazakhstan, Taiwan, Filipina, dan Sri Lanka.
Diketuai oleh Chia Hock Lai selaku co-founder Global Fintech Institute, Dewan Juri yang lain terdiri dari nama-nama besar di industri seperti Shadab Taiyabi (Presiden, Singapore FinTech Association), Takeshi Kito (Co-founder dan CEO ELEVANDI, Jepang), dan Yerbol Orynbayev (mantan Wakil Perdana Menteri Kazakhstan dan Gubernur Bank Dunia).
Sebagai informasi, Bibit.id didirikan pada tahun 2019 sebagai aplikasi investasi reksa dana untuk pemula. Seiring waktu, Bibit terus berinovasi melalui fitur dan kelas aset yang lain agar masyarakat yang memiliki preferensi berbeda dalam berinvestasi tetap bisa menggunakan Bibit.
Kini, masyarakat bisa berinvestasi di berbagai kelas aset yang terdiversifikasikan seperti reksa dana, Surat Berharga Negara (SBN) yang dapat dibeli di pasar primer dan sekunder seperti Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), Sukuk Tabungan (ST), Sukuk Ritel (SR), Fixed Rate (FR), Project Based Sukuk serta saham.
Baca Juga: Cara Edit Foto Pelukan Tanpa Aplikasi Tambahan, Coba Vidu AI Hug Free!
Bibit juga menjadi platform Robo Advisory yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, dan ditunjuk oleh Kementerian Keuangan RI sebagai Mitra Distribusi Resmi SBN.
Di akhir tahun 2023 silam, Bibit mendapatkan empat penghargaan bergengsi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yakni Mitra Distribusi (Midis) Surat Utang Negara (SUN) Ritel Terbaik Tahun 2022, Midis Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel Terbaik Tahun 2022 dan 2023 Kategori Fintech serta Midis SUN Ritel Terbaik Kategori Fintech dan Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Tahun 2023.
“Penghargaan ini tentunya akan menambah semangat tim kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi para investor di Indonesia,” tutup William.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Gempur Pasar Modal, Transaksi Aplikasi Investasi Ini Tembus Rp107 T Bulan Lalu
-
Mudik Gratis Naik Kereta! Kemenhub Buka 28 Ribu Tiket Motis Lebaran 2026
-
Isu Deforestasi, Pemerintah Yakinkan Buyer Jepang Soal Wood Pellet Gorontalo
-
SKK Migas Ungkap Potensi Besar Asuransi di Balik Agresivitas Pengeboran
-
Memahami Arsitektur Pasar Kripto Indonesia: Antara Bursa Kripto CFX dan ICC
-
Industri Kripto Tumbuh, Ini Daftar Anggota Bursa Kripto CFX per Februari 2026
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri