"Kami percaya bahwa dengan platform rekrutmen teknologi kami, lebih banyak bakat dapat dibina untuk mendukung lanskap teknologi Indonesia yang terus berkembang." Ketika perusahaan Indonesia menciptakan kekayaan intelektual mereka sendiri, AIPLUX dapat menyediakan pendekatan berbasis platform dengan basis data lintas batas dan model AI untuk merevolusi efektivitas biaya dan efisiensi dalam melindungi kekayaan intelektual, sehingga menciptakan efek roda gila bagi pengembangan teknologi Indonesia.
Perusahaan-perusahaan ini juga termasuk di antara delegasi Taiwan yang mengunjungi kantor KADIN Indonesia di Jakarta. Dipandu oleh Firlie H Ganinduto, Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi dan Informatika, perusahaan-perusahaan tersebut memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana mereka dapat menerapkan solusi mereka untuk mendukung inovasi digital di Indonesia.
"Indonesia menawarkan peluang yang menarik bagi bisnis internasional, dan KADIN secara aktif memetakan potensi pasar dan memfasilitasi masuknya bisnis internasional melalui 34 kantor provinsi dan komite bilateral yang bekerja sama dengan kedutaan besar Indonesia. Kami mengundang pelaku global untuk memanfaatkan ekosistem digital kami yang berkembang pesat, yang menjangkau pasar ASEAN yang lebih luas, melampaui Indonesia," ungkap Firlie H Ganinduto, Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi dan Informatika KADIN.
Perusahaan-perusahaan tersebut juga bertemu dengan Dilla Ibtida, Manajer Program untuk Innovation Factory milik Salim Group, sebagai bagian dari program Block71 yang bermitra dengan NUS Enterprise.
"Block71 dan kemitraan strategis dengan Innovation Factory milik Salim Group telah membantu perusahaan rintisan Indonesia mempelopori inisiatif baru dan menyediakan peluang bimbingan dan pertumbuhan dengan perusahaan-perusahaan mapan dan lembaga-lembaga pemerintah. Kami menyambut perusahaan-perusahaan rintisan Taiwan untuk terhubung dengan ekosistem kami saat mereka mengembangkan bisnis mereka di Asia Tenggara."
Andreas Tjendra, Director of AI Innovation, KORIKA, juga bergabung dalam sesi jejaring dengan perusahaan-perusahaan Taiwan di pusat program Block71 di Ariobimo Sentral.
"KORIKA merupakan kolaborasi penelitian dan inovasi industri dalam bidang AI berdasarkan keputusan presiden mengenai strategi AI nasional. Kami senang dapat bertemu dengan perusahaan-perusahaan Taiwan dan menghubungkan mereka dengan industri, akademisi, dan lembaga pemerintah mengenai pengembangan AI mereka."
AIBP akan melanjutkan kegiatan AIBP Global Connect di seluruh ASEAN dalam beberapa bulan mendatang. Pertamina, salah satu dari 2 pemenang AIBP Enterprise Innovation Awards di Indonesia tahun ini, akan bergabung dengan Konferensi & Pameran AIBP ke-47 di Malaysia minggu depan untuk berbagi studi kasus mereka tentang bagaimana mereka telah menggunakan AI untuk mendeteksi penyalahgunaan dan penipuan dalam distribusi bahan bakar bersubsidi.
Baca Juga: Cara Edit Foto Berpelukan Vidu AI Hug Gratis di HP Android
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
Terkini
-
Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus
-
Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung
-
IHSG Terlalu Perkasa Hari Ini Naik 7%, Saham BBCA dan BBRI Jadi Buruan
-
BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Pemerintah Santai Tanggapi Penurunan Cadangan Devisa RI
-
Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping
-
Chatib Basri Ungkap Jalan Keluar Krisis Ekonomi saat Rumor Jadi Menkeu: Jangan Naikkan Pajak
-
Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi Masih Rp 18.000