Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur untuk orang kaya saja seperti jalan tol maupun mal.
Menurut dia, pemerintah juga memberikan perlakuan sama dengan membangun dan merevitalisasi pasar rakyat dan melakukan perbaikan jalan daerah.
"Ini komitmen pemerintah melakukan pembangunan tidak hanya untuk orang-orang kaya, tetapi juga untuk orang-orang yang miskin, dan rakyat jelata. Jadi jangan dikira pemerintah hanya (bangun) jalan-jalan tol saja, pasar-pasar mal saja, tapi justru yang menjadi perhatian pemerintah, (pembangunan) pasar-pasar rakyat dan jalan lingkungan," ujar Wapres saat memberi sambutan pada peresmian Revitalisasi Pasar Toboali di Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung, seperti dikutip dari Antara, Selasa (10/9/2024).
Wapres menuturkan, proyek perbaikan jalan daerah merupakan salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memudahkan arus barang dan jasa.
Melalui Inpres Nomor 3 Tahun 2023, pemerintah menganggarkan Rp 14,6 triliun pada 2023 dan Rp 15 triliun pada 2024 untuk perbaikan jalan daerah.
Dengan adanya Inpres Jalan Daerah ini, diharapkan sentra-sentra ekonomi semakin terhubung, biaya logistik dan waktu tempuh dapat dikurangi, sehingga turut mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Wapres juga turut meresmikan Pasar Toboali yang baru direnovasi sehingga menjadi salah satu pasar rakyat termegah dan termodern di Provinsi Bangka Belitung.
Berdasarkan catatan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Pasar Toboali direvitalisasi berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo yang memberi mandat pada Oktober 2022.
Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR pun melaksanakan pekerjaan konstruksi renovasi pasar sejak November 2023 dan selesai pada 4 Juli 2024.
Sebelum direnovasi, pasar yang memiliki luas lahan 2.445 meter itu hanya mampu menampung 48 kios pedagang. Kini, pasar yang dibangun dengan dua lantai itu bisa menampung 68 kios pedagang dan 8 kios kuliner serta parkir untuk mobil dan motor.
Wapres mengatakan bahwa setelah direnovasi, banyak pedagang yang antre untuk bisa terdaftar dalam kios di Pasar Toboali. Wapres pun berpesan pada pemerintahan selanjutnya untuk bisa memberikan solusi.
"Semula pasar lama kumuh, rusak, pedagangnya hanya 48, sekarang sudah bagus dan juga pedagangnya bertambah, menjadi 68. Katanya masih banyak yang antre. Nanti untuk pemerintah yang akan datang memikirkan itu," jelas dia.
Selama enam tahun terakhir, Pemerintah telah membangun dan merenovasi 62 pasar rakyat di 53 kabupaten/kota yang tersebar di 21 provinsi. Hal ini menunjukkan komitmen luar biasa dari Pemerintah dalam mendukung kemajuan ekonomi daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
5 Fakta Kasus Timothy Ronald dan Dugaan Penipuan Kripto MANTA Network
-
Target Lifting Minyak Pertamina di 2025 Terlampaui, Pakar Bilang Begini
-
Harga Saham RMKE Ditarget 10.000, Ini Profil Pemiliknya
-
IBOS EXPO 2026 Siap Digelar Awal Tahun, Buka Peluang Bisnis dan Dorong Pertumbuhan Wirausaha
-
Lowongan Magang Bank BTN Terbaru Januari 2026, Terbuka untuk Semua
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi
-
Tak Cuma Impor Solar, Impor Avtur Juga Akan Dihentikan
-
Purbaya Buka Opsi Diskon Tarif Listrik untuk Korban Banjir Sumatra
-
Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan