- OJK menyambut positif laporan MSCI tertanggal 20 April 2026 sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap transformasi pasar modal Indonesia.
- Langkah strategis OJK dan BEI bertujuan memperkuat tata kelola, perlindungan investor, serta daya saing pasar modal di tingkat global.
- MSCI kini melakukan asesmen lanjutan sebagai persiapan peninjauan indeks dan akses pasar pada bulan Mei serta Juni 2026.
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif langkah MSCI In . yang merilis laporan terbaru bertajuk Update on Free Float Assessment of Indonesian Securities pada 20 April 2026.
Pengumuman ini dinilai sebagai pengakuan internasional terhadap transformasi besar yang tengah dilakukan di pasar modal tanah air.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa pengumuman MSCI tersebut merupakan bentuk validasi atas langkah strategis OJK bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
“Berbagai inisiatif strategis ini adalah bagian dari upaya berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pasar, memperkuat pelindungan investor, serta mendorong pasar modal Indonesia menjadi lebih kredibel, transparan, dan berdaya saing global,” terang Hasan Fawzi dalam keterangan resminya, Rabu (22/4/2026).
Senada, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa pengakuan awal dari MSCI ini memberikan sinyal positif bagi arah kebijakan ekonomi nasional.
Menurutnya, kepercayaan investor global adalah kunci untuk meningkatkan likuiditas pasar.
“Ke depan, implementasi langkah-langkah reformasi akan terus dijaga agar berjalan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan. Kami akan terus memperkuat koordinasi aktif dengan berbagai pihak, termasuk pelaku pasar global,” tutur Friderica.
Saat ini, MSCI sedang melakukan asesmen lanjutan dengan menghimpun data baru serta masukan dari pelaku pasar internasional.
Proses ini merupakan bagian dari persiapan untuk Index Review MSCI pada Mei 2026 dan Market Accessibility Review pada Juni 2026 mendatang.
Baca Juga: IHSG Masih 'Dibekukan' MSCI: Apa Kabar Empat Proposal Reformasi BEI?
OJK memandang momentum ini sebagai peluang emas untuk membuktikan efektivitas kebijakan yang telah digulirkan. Dengan meningkatnya investability, diharapkan arus modal asing akan semakin deras masuk ke bursa domestik.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, OJK tengah mendorong implementasi delapan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia.
Rencana aksi ini mencakup peningkatan transparansi dan keterbukaan informasi, penguatan likuiditas pasar, penegakan hukum dan tata kelola yang lebih tegas dan endalaman instrumen pasar modal.
Dengan berbagai upaya konkret tersebut, OJK meyakini pasar modal Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi pasar yang dalam, likuid, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Berita Terkait
-
OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya
-
Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T
-
Ternyata Masalah Ini yang Bikin Investor Ritel Boncos di Pasar Saham
-
Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026
-
Aset Tembus Rp2.992 Triliun, OJK Perkuat Tata Kelola Dana Pensiun
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Promo Spesial BRI di Alfamidi, Dapatkan Hadiah Langsung Belanja Akhir Pekan
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028
-
Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis
-
Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026
-
Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional
-
World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI
-
Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun
-
Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100