Bisnis / Keuangan
Rabu, 22 April 2026 | 07:24 WIB
Ilustrasi saham-saham masuk list MSCI. [Suara.com/Hadi]
Baca 10 detik
  • OJK menyambut positif laporan MSCI tertanggal 20 April 2026 sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap transformasi pasar modal Indonesia.
  • Langkah strategis OJK dan BEI bertujuan memperkuat tata kelola, perlindungan investor, serta daya saing pasar modal di tingkat global.
  • MSCI kini melakukan asesmen lanjutan sebagai persiapan peninjauan indeks dan akses pasar pada bulan Mei serta Juni 2026.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif langkah MSCI In . yang merilis laporan terbaru bertajuk Update on Free Float Assessment of Indonesian Securities pada 20 April 2026. 

Pengumuman ini dinilai sebagai pengakuan internasional terhadap transformasi besar yang tengah dilakukan di pasar modal tanah air.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa pengumuman MSCI tersebut merupakan bentuk validasi atas langkah strategis OJK bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

“Berbagai inisiatif strategis ini adalah bagian dari upaya berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pasar, memperkuat pelindungan investor, serta mendorong pasar modal Indonesia menjadi lebih kredibel, transparan, dan berdaya saing global,” terang Hasan Fawzi dalam keterangan resminya, Rabu (22/4/2026).

Senada, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa pengakuan awal dari MSCI ini memberikan sinyal positif bagi arah kebijakan ekonomi nasional.

Menurutnya, kepercayaan investor global adalah kunci untuk meningkatkan likuiditas pasar.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi (kanan). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nz]

“Ke depan, implementasi langkah-langkah reformasi akan terus dijaga agar berjalan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan. Kami akan terus memperkuat koordinasi aktif dengan berbagai pihak, termasuk pelaku pasar global,” tutur Friderica.

Saat ini, MSCI sedang melakukan asesmen lanjutan dengan menghimpun data baru serta masukan dari pelaku pasar internasional.

Proses ini merupakan bagian dari persiapan untuk Index Review MSCI pada Mei 2026 dan Market Accessibility Review pada Juni 2026 mendatang.

Baca Juga: IHSG Masih 'Dibekukan' MSCI: Apa Kabar Empat Proposal Reformasi BEI?

OJK memandang momentum ini sebagai peluang emas untuk membuktikan efektivitas kebijakan yang telah digulirkan. Dengan meningkatnya investability, diharapkan arus modal asing akan semakin deras masuk ke bursa domestik.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, OJK tengah mendorong implementasi delapan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia.

Rencana aksi ini mencakup peningkatan transparansi dan keterbukaan informasi, penguatan likuiditas pasar, penegakan hukum dan tata kelola yang lebih tegas dan endalaman instrumen pasar modal.

Dengan berbagai upaya konkret tersebut, OJK meyakini pasar modal Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi pasar yang dalam, likuid, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Load More