Suara.com - Rupiah merupakan mata uang yang menjadi alat pembayaran sah di Indonesia. Rupiah dicetak dan diatur oleh Bank Indonesia (BI). Simak kabar terkini nilai kurs rupiah terhadap dolar AS saat ini dan rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Pada awal-awal kemerdekaan Indonesia, rupiah belum menjadi mata uang. Indonesia menggunakan ORI. Berdasarkan catatan sejarah, Indonesia menerapkan tiga sistem nilai tukar yang mempengaruhi nilai rupiah.
Di tahun 1978, Indonesia menerapkan sistem nilai tukar teap. Kedua, di tahun 1978-1997 menggunakan sistem tukar mengambang terkendali. Lalu, sejak Agustus 1997 sampai sekarang, Indonesia menerapkan sistem nilai tukar mengambang bebas. Sejak saat itu, rupiah juga mengalami tekanan hebat, terutama akibat krisis moneter dan terbaru sejak pandemi Covid-19.
Rekor Tertinggi Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS Sepanjang Sejarah
Nilai tukar rupiah sejak tahun 1997 terus melemah hingga menyentuh rekor terlemah sepanjang sejarah yakni Rp16.800/USD pada 17 Juni 1998. Ketika Presiden Soeharto mundur dan digantikan oleh BJ Habibie, Indonesia mulai dapat lepas dari krisis dan rupiah perlahan membaik.
Sampai di pertengahan tahun 1999, nilai tukar rupiah mencapai rekor tertinggi di level Rp6.000.USD. Level Rp6.000 merupakan rekor tertinggi kurs rupiah terhadap dolar AS terhadap sejara, yang hingga kini belum dapat dicapai kembali meski sudah berganti empat presiden.
Paska tahun 1999, kurs rupiah terus mengalami depresiasi. Rupiah beberapa kali mengalami fluktuasi hebat di era milenium. Pada tahun 2008, ketika terjadi krisis global, kurs rupiah yang sebelumnya berada di level Rp9.000/USD merosot sampai ke level Rp12.000/USD.
Paska krisis terlewati, rupiah sempat membaik sampai di level Rp8.000/USD di tahun 2011. Akan tetapi, kurs rupiah kembali merosot di tahun 2013 saat menghadapi tren pelemahan, hingga tahun 2015, kurs rupiah terhadap dolar AS mendekati Rp15.000.
Lebih parah lagi di tahun 2020, nilai tukar rupiah tidak pernah berada di bawah Rp10.000. Sehingga, rekor tertinggi kurs rupiah terhadap dolar AS sepanjang sejarah adalah ketika berada di level Rp6.000 dan itu terjadi di tahun 1999.
Baca Juga: Pilpres AS Bawa Sentimen Positif, Rupiah Berotot Pagi Ini
Riwayat Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar di tahun 2024
Berdasarkan exchange-rates.org, riwayat nilai tukar Dolar Amerika Serikat (USD) ke Rupiah Indonesia (IDR) selama180 hari dari Senin, 25 Maret 2024 sampai Jum'at 20 September 2024 adalah sebagai berikut:
- Nilai tukar tertinggi IDR 16.490 pada Kamis, 20 Juni 2024
- Nilai tukar Rata-rata IDR 16.014 selama periode ini
- Nilai tukar terendah IDR 15.161 pada Jumat, 20 September 2024
Nilai tukar USD/IDR turun sampai 3,95 persen dalam enam bulan terakhir. Dalam artian, nilai tukar dolar Amerika Serikat menurun dibandingkan nilai IDR.
Dikutip dari berbagai sumber, nilai tukar rupiah tukar dolar AS ke rupiah Indonesia berfluktuasi antara Rp15.400 pada 14 September 2024 dan terrendah Rp15.093 pada 20 September 2024. Pergerakan harga selama 24 jam terbesar terjadi pada 20 September 2024, dengan penurunan nilai sebesar 0.673 persen.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Rupiah Tumbangkan Dolar di Akhir Pekan Ini
-
BI Catat Kepemilikan SRBI Tembus Rp 918 Triliun per 17 September 2024
-
Rupiah Perkasa, Menguat Terhadap Dolar AS Pagi Ini
-
Asing Bawa Kabur Dananya dari RI Sebesar Rp 1,31 Triliun di Minggu Kedua September
-
Pilpres AS Bawa Sentimen Positif, Rupiah Berotot Pagi Ini
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK