Suara.com - Di balik deburan ombak dan semilir angin Pantai Baru, tersembunyi sebuah kisah inspiratif tentang upaya warga mewujudkan kemandirian energi yang berkelanjutan.
Tidak jauh dari pintu masuk kawasan wisata Pantai Baru, berdiri sebuah pembangkit listrik yang sedikit unik. Kenapa unik? Karena ada dua pembangkit di lokasi ini, yaitu memanfaatkan tenaga bayu atau angin dan panas matahari.
Ya, masyarakat Pantai Baru sudah berhasil menciptakan energi bersih secara mandiri melalui Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH), yang memanfaatkan kekuatan angin dan sinar matahari untuk mengaliri listrik ke setiap sudut kawasan.
Awal Perjalanan PLTH Pantai Baru
Kisah ini bermula dari kebutuhan dasar yang tak terpenuhi: akses listrik yang stabil. Awalnya, daerah sekitar Pantai Baru hanya mendapatkan listrik terbatas lantaran lokasi yang kurang memadai.
Namun, mereka tidak lantas berpangku tangan dan pasrah dengan kondisi mereka. Kondisi yang terjadi sejak awal tahun 2000-an tentu saja merugikan.
Dengan dukungan Kementerian Ristek, LAPAN, LIPI, UGM, Dirjen Dikti, Wind Energy, Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pihak swasta, warga lantas membangun PLTH yang dikelola bersama.
Arif Novianto, seorang warga lokal yang terlibat dalam pengelolaan PLTH, bercerita tentang pengalamannya. “Setiap hari, saya bertugas memastikan semua turbin angin dan panel surya berfungsi dengan baik,” katanya, saat ditemui Redaksi Suara.com.
PLTH tidak hanya menjadi sumber energi masyarakat di sekitarnya, melainkan juga menjadi sarana belajar bagi siapa saja yang ingin mengetahui lebih jauh tentang energi bersih. Arif, salah satunya, juga kerap menjadi tutor bagi para mahasiswa dan masyarakat yang ingin belajar tentang teknologi energi terbarukan ini. Baginya, keterlibatan dalam pengelolaan energi ini bukan hanya sekadar pekerjaan, tapi juga bentuk dedikasi untuk membawa perubahan bagi desanya.
Baca Juga: Bangun Ekosistem Energi Hijau, PLN Gandeng Sederet Startup Terkemuka
Kolaborasi Bersama PLN, Energi Listrik Makin Terjamin
Kolaborasi berbagai pihak menyambut semangat masyarakat setempat untuk berkembang. Bahkan, kini melalui kolaborasi strategis dengan PT PLN (Persero), warga Pantai Baru mengembangkan penggunaan energi terbarukan yang tak hanya menghemat biaya, tetapi juga memperkuat ketahanan energi masyarakat.
Dalam wawancara bersama Redaksi Suara.com, Arif Novianto mengungkapkan, PLTH tidak bisa beroperasi sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak, salah satunya PLN yang kini telah menjadi mitra penting dalam perkembangan energi bersih di daerah ini.
Melalui berbagai kolaborasi bersama pemangku kebijakan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan PLN memberikan dukungan strategis untuk mengoptimalkan kapasitas PLTH. Dukungan PLN tidak hanya dalam bentuk infrastruktur, tetapi juga melalui program inovasi yang mendorong penggunaan energi terbarukan.
“PLN berperan dalam memastikan pasokan listrik di kampung kami stabil dan ramah lingkungan,” tutur Arif, saat diwawancarai Redaksi Suara.com baru-baru ini.
Tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan listrik, PLTH Pantai Baru juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Melalui listrik yang dihasilkan dari sumber energi terbarukan, warung-warung di sekitar pantai dapat beroperasi dengan stabil, memudahkan pelaku usaha kecil untuk menjaga efisiensi bisnis mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Ace Hardware Dipastikan Kembali Buka di Indonesia
-
Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026
-
Rupiah Menguat Seiring Kembalinya Investor Asing
-
Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?
-
Proyeksi Laba Hingga Target Harga Turun, Saham Grup Salim Masih Layak Dibeli?
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Gaji Rp8 Juta Kena Pajak Berapa? Begini Panduan Menghitungnya
-
Eks Bos Astra Infra Port Eastkal Dipanggil KPK dalam Dugaan Korupsi Investasi
-
Kemendag Janji Akun Seller Tak Akan Diblokir Meski Belum Punya NIB
-
Marketplace Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Sepihak, Seller Kini Wajib Setujui Perubahan Kontrak