Suara.com - Token Palapa ($PLPA) resmi dicatatkan (listing) dan diperdagangkan di Bittime, platform pertukaran aset kripto berlisensi di Indonesia. Menyambut potensi pertumbuhan hingga 10 kali, token Palapa siap unjuk gigi di kancah aset kripto global.
Token Palapa resmi diperdagangkan di Bittime pada Rabu, 13 November 2024 pukul 22.15 WIB. Saat perdagangan dibuka, dalam 15 menit pertama, harga token Palapa sempat melonjak hingga 400%.
Palapa selaku token platform Bittime, telah resmi terdaftar oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan tercatat sebagai salah satu dari 545 aset kripto di bawah pengawasan Bappebti yang dapat diperdagangkan.
Token ini dikembangkan guna mendorong pertumbuhan dalam ekosistem Bittime dengan memberikan solusi berbasis blockchain yang lebih efisien dan inklusif. Token Palapa menawarkan berbagai manfaat bagi pemegangnya, termasuk diskon biaya transaksi dan deposit gratis pada aplikasi Bittime.
Lebih lanjut, kehadiran token Palapa (PLPA) di platform Bittime merupakan langkah strategis dalam memperluas aksesibilitas, sekaligus membuka peluang baru bagi aset kripto lokal untuk berpartisipasi dalam ekosistem blockchain global yang tengah tumbuh signifikan.
Apalagi, berdasarkan Chainalysis, terdapat kenaikan yang besar pada pertumbuhan adopsi pasar kripto global, termasuk di Indonesia.
Potensi pertumbuhan industri blockchain dan aset kripto yang besar terutama di Indonesia inilah, yang kemudian mendasari peluncuran token Palapa. Sebagai token platform Bittime, token ini diharapkan dapat memberi akses yang lebih luas bagi pengguna, sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem Bittime.
CEO Palapa, Jimmy Siswanto mengatakan kehadiran token Palapa bertujuan membuka kesempatan bagi lebih banyak orang, terutama di Indonesia, untuk dapat bergabung dalam ekosistem blockchain yang terus berkembang.
Palapa juga merupakan modul fungsional penting yang akan berperan dalam berbagai skenario kunci kemajuan ekosistem Bittime.
Baca Juga: Bullish, Harga Bitcoin dan Aset Kripto Lain Naik Signifikan
“Token Palapa hadir di Bittime sebagai bentuk kesungguhan kami dalam memberikan akses yang lebih luas dan mudah bagi investor aset kripto Indonesia maupun global. Selain itu juga menunjukkan fungsi utilitas Palapa sebagai token platform Bittime,” jelas Jimmy.
Sesuai dengan rencana alokasi dalam roadmap, total pasokan token Palapa mencapai 10 miliar, dimana porsi terbesar sebanyak 30% diperuntukkan untuk insentif staking. Sementara penjualan publik (public sale) telah ditentukan sebesar 10%, mencapai 1 miliar token Palapa.
Adapun baru-baru ini, Palapa berhasil gelar rangkaian airdrop terakhir dengan meluncurkan Palapa TapTap Hero, game finance (GameFi) garapan Palapa dan Bittime. Game ini berhasil memperoleh 200.000 pengguna hanya dalam tiga minggu setelah peluncurannya.
CEO Bittime, Ryan Lymn mengatakan pihaknya sangat bangga atas pencapaian yang ditorehkan oleh Token Palapa. Ia mengaku pihaknya tidak menyangka apresiasi dan antusiasme masyarakat terhadap Palapa dan Bittime melalui game tersebut akan begitu besar.
“Ketertarikan publik terhadap game Palapa TapTap Hero menandakan besarnya antusiasme dan minat masyarakat pada adopsi aset kripto, terutama token Palapa. Dukungan besar yang ditujukan kepada Palapa sebagai token platform Bittime menjadi kekuatan besar yang diharapkan dapat mendukung perkembangan proyek Web3 Indonesia,” ujarnya.
Ia menyatakan Bittime akan terus berkomitmen untuk mendukung Palapa dan menciptakan berbagai inovasi kedepannya. Bittime dan Palapa, lanjut Ryan, berharap dapat bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan seperti komunitas dan pemerintah dalam mengembangkan industri Web3 Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China