Suara.com - Dalam upaya mendorong perusahaan Indonesia semakin peduli terhadap lingkungan dan sosial, PT IDX Solusi Teknologi Informasi (IDXSTI), anak usaha Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini resmi meluncurkan platform inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Reporthink.ai.
Reporthink.ai hadir sebagai solusi cerdas untuk menyusun Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) atau laporan ESG (Environmental, Social, and Governance) secara efisien dan akurat.
Dengan memanfaatkan teknologi AI, platform ini mampu mengolah data perusahaan secara komprehensif dan menghasilkan laporan yang memenuhi standar internasional seperti GRI Standards dan SEOJK-16 Tahun 2021.
Direktur Utama IDXSTI Alec Syafruddin mengatakan, Reporthink.ai merupakan layanan pertama IDXSTI yang disediakan untuk emiten.
“Dengan Reporthink.AI, pelaporan keberlanjutan kini bukan lagi momok bagi Perusahaan. Penyusunan laporan keberlanjutan kini jadi lebih cepat, praktis, dan terjangkau bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia,” katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (18/11/2024).
Alec menuturkan, platform ini dapat menjawab kebutuhan perusahaan dalam memenuhi ketentuan kewajiban pembuatan SR, yang sebelumnya dinilai cukup rumit, memakan waktu dan juga biaya.
Platform digital ini dalam skala individu perusahaan diharapkan menjadi solusi yang secara meluas digunakan.
“Platform ini ke depannya potensial bisa dikaji dan dikembangkan untuk mengolah data dan laporan berkelanjutan sesuai sektor atau industri perusahaan,” ujar Syafruddin.
Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI Sunandar menambahkan, adaptasi terhadap teknologi kecerdasan buatan juga mendukung daya saing perusahaan di pasar modal.
Baca Juga: Terbongkar, Ternyata Begini Cara Mudah Bedakan Tulisan Manusia dengan AI!
Bursa menyambut baik inisiatif IDXSTI dalam penyediaan layanan ini, dan berharap ke depannya semakin banyak inovasi teknologi baru yang dikembangkan dari berbagai pihak untuk mendukung kebutuhan para pelaku di industri di pasar modal.
“Laporan keberlanjutan yang berkualitas tidak hanya meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga membantu perusahaan membangun hubungan yang lebih baik dengan pemangku kepentingan,” katanya.
Dengan sistem otomatis canggih, Reporthink.AI memungkinkan perusahaan untuk sekadar mengunggah data relevan, lalu kecerdasan buatan akan menyusun Sustainability Report yang lengkap dan akurat.
Apabila terdapat ada data yang belum lengkap, sistem akan memberikan notifikasi sehingga semua bagian laporan memenuhi standar yang ditetapkan.
Teknologi berbasis big data juga memungkinkan Reporthink.AI untuk menggabungkan data internal perusahaan dengan kondisi eksternal terkait isu-isu SDGs di wilayah operasional perusahaan, sehingga laporan lebih kontekstual dan kaya perspektif.
Laporan yang dihasilkan oleh Reporthink.AI juga dinilai sudah sesuai dengan standar internasional, yaitu GRI Standards dan SEOJK-16 Tahun 2021, tanpa perlu merekrut ahli keberlanjutan atau penulis bersertifikat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Gaji Rp8 Juta Kena Pajak Berapa? Begini Panduan Menghitungnya
-
Eks Bos Astra Infra Port Eastkal Dipanggil KPK dalam Dugaan Korupsi Investasi
-
Kemendag Janji Akun Seller Tak Akan Diblokir Meski Belum Punya NIB
-
Marketplace Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Sepihak, Seller Kini Wajib Setujui Perubahan Kontrak
-
Harga Gas Industri Melonjak Bahlil: Produksi Domestik Berkurang!
-
Mau Jadi Pemenang Super BRILink Agen 2026? Mulai dari 3 Langkah Ini
-
APINDO Buka Suara soal Danantara Ekspor, Bisa Tekan Kebocoran Devisa?
-
Arus Peti Kemas Melesat, Ekspor Tapioka hingga Udang Jadi Motor Pertumbuhan
-
Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?