Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menghentikan sementara perdagangan saham PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) di seluruh pasar mulai sesi I pada Kamis, 28 November 2024.
Informasi ini disampaikan dalam keterangan resmi dari Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono pada Selasa (26/11/2024) lalu.
Yulianto menambahkan, semua pihak yang berkepentingan untuk memperhatikan keterbukaan informasi yang disediakan oleh perusahaan.
Suspensi ini akan berlangsung hingga ada pengumuman lebih lanjut dari BEI. Keputusan untuk menghentikan perdagangan diambil setelah saham CLAY mengalami lonjakan harga yang signifikan dalam waktu singkat.
Pada perdagangan terakhir, saham CLAY ditutup dengan kenaikan 9,91%, mencapai harga Rp266 per saham. Sejak awal November 2024, harga saham CLAY telah melonjak hingga 139,6% dari level Rp111 per saham.
Peningkatan harga yang tajam ini menarik perhatian BEI, yang kemudian mengambil langkah suspensi untuk memberikan waktu bagi pasar dalam mengevaluasi informasi lebih lanjut mengenai emiten tersebut.
BEI juga mengimbau investor untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi dari PT Citra Putra Realty Tbk dan berhati-hati dalam membuat keputusan investasi.
Langkah suspensi ini bertujuan untuk menjaga agar perdagangan saham tetap adil dan teratur serta melindungi kepentingan investor di pasar modal.
Baca Juga: MR.DIY Mau Melantai Bursa di BEI, Ini Harga Saham dan Jadwal IPO
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat
-
Flexi Gold Bank Mega Syariah Melonjak 1.688 Persen, Pembiayaan Emas Tembus Rp43 Miliar
-
Sempat Dibuka Hijau, IHSG Akhirnya Berlanjut Melemah
-
Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.733.000 per Gram
-
BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta
-
Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni
-
Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains
-
Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini: Antam Mulai Naik, Emas Lain Ada yang Turun
-
8 Calon Emiten Skala Jumbo Mau IPO, Ini Bocorannya
-
Uang Tunai dan Dana Perbankan Tetap Melimpah, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,2%