Suara.com - AS Watson, peritel kesehatan dan kecantikan terbesar di dunia, terus menunjukkan pertumbuhan pesat di Indonesia. Dengan ekspansi agresif sepanjang tahun 2024, Watsons Indonesia diproyeksikan mencapai 185 gerai di seluruh Nusantara pada akhir tahun ini.
Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Watsons sebagai pemimpin pasar di sektor kesehatan dan kecantikan di Tanah Air.
Ekspansi ini merupakan bagian dari strategi global AS Watson yang telah membuka 16.800 toko di 29 negara. Pembukaan toko ke-16.800 secara simbolis di Rotterdam, Belanda, baru-baru ini menjadi tonggak penting perjalanan perusahaan.
Dengan kehadiran di Indonesia, Watsons berkomitmen untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dan menghadirkan pengalaman belanja O+O (Offline plus Online) yang inovatif.
Group CEO AS Watson, Malina Ngai mengatakan, angka 16.800 memiliki arti penting. Dalam budaya Tionghoa, angka 6 melambangkan kelancaran, sedangkan angka 8 berarti keberuntungan.
"Pencapaian ini adalah simbol pertumbuhan dan keberlanjutan, tidak hanya untuk bisnis kami tetapi juga sebagai doa untuk masa depan yang lebih cerah," ujarnya seperti dikutip, Rabu (4/12/2024).
Dalam skala global, AS Watson telah menjadi pelopor integrasi ritel fisik dan digital dengan platform O+O yang melayani lebih dari 5,5 miliar pelanggan setiap tahun.
Dengan penawaran produk kesehatan dan kecantikan yang inovatif, Watsons menjadi destinasi utama bagi pelanggan di seluruh dunia.
Di Indonesia, Watsons tidak hanya berfokus pada jumlah toko, tetapi juga pada kualitas layanan yang diberikan. Setiap gerai dirancang untuk memberikan kenyamanan dan pengalaman belanja terbaik.
Baca Juga: BNV Dorong Ekspansi Perusahaan Rintisan Lewat Axel Arc
Melalui aplikasi Watsons, pelanggan dapat menikmati berbagai kemudahan seperti penawaran pribadi, saran kesehatan yang disesuaikan, dan fitur click-and-collect yang efisien.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Tak Cuma Teheran, Amerika dan Israel Juga Serang Kota Lain di Iran
Terkini
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global