Suara.com - Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto bertemu sejumlah pengusaha dalam dan luar negeri untuk membahas pengembangan lahan pertanian di Indonesia.
Prabowo mengundang mengundang pengusaha asal Kalimantan Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dan perusahaan asal Jepang, PT Sumitomo Forestry Indonesia di Istana Negara pada Jumat (6/12/2024).
Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pertamuan itu membahas mengenai pengembangan food estate.
PT Sumitomo Forestry Indonesia disebutkan Airlangga akan mengembangkan lahan-lahan pertanian Indonesia. "Haji Isam kan salah satu yang mengembangkan food estate dan salah satu juga yang mengembangkan food estate dari Jepang Sumitomo Forestry," kata Airlangga dikutip.
Lantas bergerak di bidang apakah Sumitomo Forestry Indonesia? Berikut ini profil singkatnya.
PT Sumitomo Forestry Indonesia
Melansir dari laman resminya, PT Sumitomo Forestry Indonesia merupakan perusahaan asal Jepang yang bergerak di bidang kehutanan.
Perusahaan ini telah berdiri sejak lama, kurang lebih sekitar 330 tahun. PT Sumitomo Forestry Indonesia memiliki mengelola kayu menjadi bahan untuk bangunan dengan tetap menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan pada pengelolaan hutan.
PT Sumitomo Forestry Indonesia anak perusahaan, di antaranya Kutai Timber Indonesia, Rimba Partikel Indonesia, AST Indonesia, dan Sinar Rimba Pasifik yang semuanya bergerak di bidang manufaktur kayu lapis, papan partikel, dan furnitur.
Baca Juga: Rahasia di Balik Pujian Prabowo: Pakar Gestur Ungkap Kemarahan & Kekecewaan pada Gus Miftah
Kemudian memiliki anak perusahaan perkebunan Wana Subur Lestari. Mengutip dari Antara, pada 2021 perusahaan ini merupakan pemegang konsesi hutan tanaman industri seluas 40.000 hektare di Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Sedangkan Sumitomo Forestry mengelola sekitar 145.000 hektare lahan hutan di Indonesia.
Perusahaan asal Jepang tersebut juga mengembangkan bisnisnya di bidang real estate, dengan membangun perumahan di Kota Bandung, Makassar, Depok, dan Bogor. Kemudian proyek CBD Jakarta kerja sama dengan Sinarmas Land.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
Terkini
-
Surplus Dagang RI Pada Januari 2026 Makin Ciut, Terendah Sejak 2021
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot
-
BPS Pantau Dampak Perang AS-Israel Vs Iran ke Perdagangan RI
-
Gas Mako Masuk Tahap Implementasi FID, Sinyal Investasi Hulu Migas Kembali Bergairah
-
Wujudkan Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi melalui Skema KUR Perumahan
-
Kena Sentimen Perang AS-Iran, Rupiah Ambruk ke Rp 16.868/USD
-
Emiten Properti LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 470 Miliar Sepanjang 2025
-
BEI Umumkan Ketentuan Liquidity Provider Saham, Termasuk Regulasi Free Float
-
BPS: 33 Provinsi Inflasi, Tekanan Terbesar dari Ayam dan Cabai
-
Perang Timur Tengah, Harga BBM RI Bakal Naik Drastis?