Suara.com - Momentum perayaan pergantian tahun selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat di seluruh dunia. Sama halnya yang dilakukan oleh Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, melalui anak usahanya InJourney Destination Management yang juga menyelenggarakan malam pergantian tahun di salah satu destinasi yang dikelolanya, yakni Candi Prambanan (31/01/2024).
Momen kemegahan Candi Prambanan dihiasi warna-warni kembang api yang spektakuler ini berhasil ditangkap oleh lensa fotografer yang diunggah melalui platform Getty Images. Menariknya, surat kabar harian Amerika “The New York Times” mengunggah foto tersebut melalui instagramnya @nytimes (1/1/2025) menjadi salah satu momentum perayaan tahun baru di seluruh dunia.
Melalui program “Liburan Akhir Tahunmu Dimulai di Candi”, InJourney Destination Management menyelenggarakan sebuah festival musik yang tak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga merangkul seni, budaya, dan komunitas kreatif di Taman Wisata Candi Prambanan. Swara Prambanan 2024 mengajak pengunjung untuk merasakan pesona Candi Prambanan di penghujung tahun dengan suguhan hiburan yang mendalam dan meriah dengan menampilkan musisi kenamaan Indonesia seperti Raisa, Nadin Amizah, Vina Panduwinata, Mocca, Feel Koplo, dan JKT 48.
Dalam setiap tampilannya, dirancang menggambarkan keindahan dan semangat yang diwariskan oleh cerita legenda Prambanan, menjadikan acara ini sebagai momen yang tak terlupakan. Panggung inipun juga menjadi panggung bagi kolaborasi yang apik antara seniman dan komunitas seni budaya Yogyakarta. Cendhik Art Dance, dengan koreografer Agung Tri Yulianto, berhasil memukau ribuan penonton melalui Tari Legenda Roro Jonggrang yang merupakan interpretasi kontemporer dari legenda klasik tersebut.
Puncak perayaan Swara Prambanan 2024 menuju pergantian tahun 2025 ditutup dengan indahnya pesta kembang api yang spektakuler di langit Prambanan, menambah magis suasana malam itu. Warna-warni kembang api yang menghiasi langit, dengan latar megah Candi Prambanan menyatukan ribuah pengunjung dalam rasa kebersamaan menyongsong tahun baru dengan harapan dan impian baru.
“Sebagai bagian dari komitmen kami di Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, kami berupaya untuk menghadirkan pengalaman pariwisata yang modern dan inovatif di Candi Prambanan, sambil tetap menjaga nilai-nilai heritage dan budaya yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah budaya Indonesia. Kami percaya, dengan kolaborasi dan kreativitas ini dapat menjadi sarana untuk memperkaya pengalaman berwisata bagi para pengunjung. Kami ingin setiap pengunjung dapat menjadi bagian dan merasakan perpaduan yang harmonis antara masa lalu dan masa depan. Candi Prambanan akan terus menjadi saksi bagi pariwisata yang berkelanjutan yang tetap menghargai akar budaya bangsa,” jelas Direktur Utama InJourney, Maya Watono.
Candi Prambanan menjadi salah satu destinasi favorit khususnya bagi warga Yogyakarta dan sekitarnya pada moment libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Tercatat jumlah pengunjung selama periode 22 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025 mencapai 167 ribu pengunjung atau tumbuh 15% dibandingkan pada tahun lalu diperiode yang sama.
Direktur Utama InJourney Destination Management, Febrina Intan, mengapresiasi antusiasme para pengunjung yang memilih kawasan Candi Prambanan untuk merayakan tahun baru 2025. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat untuk menghabiskan dan berbagi pengalaman dengan kami di Candi Prambanan dan merayakan tahun baru di Swara Prambanan 2024. Kehadiran mereka adalah bukti nyata bahwa destinasi wisata kita terus menjadi pilihan utama dan langkah awal untuk bersama-sama menghadirkan destinasi pariwisata Indonesia berkelas dunia,” kata Febrina Intan.
Melihat antusiasme luar biasa dari para pengunjung Swara Prambanan 2024, InJourney Destinations Management akan terus berkomitmen untuk menghadirkan atraksi dan event Swara Prambanan 2025 dengan program yang lebih baik dan berkesan.
Baca Juga: HIN Catatkan 1.200 Pengunjung di The Meru Bali Saat Pergantian Tahun
Berita Terkait
-
HIN Catatkan 1.200 Pengunjung di The Meru Bali Saat Pergantian Tahun
-
Rahasia Langit Jakarta Bebas Hujan Ekstrem di Malam Tahun Baru
-
Berjibaku Selama 3,5 Jam, DLH Jakarta Kumpulkan 132 Ton Sampah Malam Tahun Baru
-
Egy Maulana Vikri Jadi Anomali dalam Daftar Top Skor BRI Liga 1 2024-2025: Satu-satunya Lokal di 10 Besar
-
Peristiwa Malam Tahun Baru di Jakarta Utara: Kantor Lurah dan Rumah Warga Terbakar, Satu Orang Jadi Korban
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Rupiah Masih Belum Punya Tenaga, Dolar AS Masih di Level Rp16.839
-
Produsen Mie Sedaap PHK Massal Jelang Lebaran 2026 Demi Hindari Bayar THR
-
IHSG Bangkit dari Koreksi, Kembali ke Level 8.300
-
McDonald's RI Mulai Ekspansif Lagi
-
Impor Pikap India Lebih Murah, Agrinas Klaim Efisiensi Rp 46,5 Triliun
-
Duo Emiten 'BUMI' Masuk Daftar Saham Paling Banyak Dibeli dan Dijual Asing
-
Gaduh Perjanjian Dagang RI-AS, Prof Harris: Jaga Kedaulatan Jangan Pakai Emosi Sesaat!
-
Claude Update AI "Karyawan Cerdas", Harga Saham IBM Rontok Parah!
-
IPOT Bongkar Kelemahan Aplikasi Trading yang Masih Andalkan Data Historis
-
Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah