Suara.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menggunakan inovasi matras bambu dalam pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1. Penggunaan bambu tidak hanya memperkuat struktur jalan tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan, karena bambu memiliki potensi menjadi habitat baru bagi biota laut.
Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, menjelaskan bahwa penggunaan material lokal seperti bambu adalah wujud nyata inovasi yang menggabungkan teknologi modern dengan sumber daya alam.
"Kami membuktikan bahwa bahan alami seperti bambu bisa dipadukan dengan teknologi modern untuk menghasilkan infrastruktur yang kokoh dan ramah lingkungan," ujarnya seperti dikutip, Senin (21/1/2025).
PTPP menargetkan penyelesaian proyek ini sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan kualitas dan keselamatan kerja.
Adapun, Proyek ini mendapat kunjungan kerja dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, pada Sabtu (11/1).
Tol ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi utama, tetapi juga dirancang untuk menjadi solusi bagi permasalahan banjir rob yang kerap melanda kawasan pesisir utara Jawa.
Selain menjadi solusi banjir rob, Tol Semarang-Demak diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Harapannya, tol ini tidak hanya mempermudah mobilitas dan meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang selama ini terdampak banjir rob," ujar Menko AHY.
Baca Juga: Proyek Pagar Laut 30 KM di Tangerang Terancam Dibongkar, Ini Alasannya!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Pangan Mahal, Harga Cabai hingga Daging Masih Tinggi
-
China Kunci 20 Perusahaan Terkait Militer Jepang, Ada Mitsubishi dan Subaru
-
Pasar Waspada, Harga Minyak Dunia Terganjal Isu Nuklir dan Tarif Trump
-
Bank China Construction (MCOR) Bukukan Pertumbuhan Laba dan Aset
-
Emas Antam Meroket Lagi, Harganya Dipatok Rp 3.068.000/Gram
-
Kontribusi Triliunan dan Serap Tenaga Kerja, Industri Vape Minta Tak Dipukul Rata
-
8 Calon Emiten Mau IPO dengan Aset Jumbo, Ini Bocorannya
-
Harga Bitcoin Terkapar dan Sulit Bangkit, Emas Kembali Jadi Primadona
-
Uang Beredar Tembus Rp10.117 Triliun di Awal Januari 2026
-
Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.835