Suara.com - Aplikasi Sosial Jagat kembali menjadi sorotan publik. Salah satunya, menuai kritik terkait dugaan kerusakan fasilitas umum akibat fitur "Berburu Koin".
Co-Founder Jagat, Barry Beagen menjelaskan bahwa perusahaan telah menyediakan kanal resmi untuk pemerintah, pengelola fasilitas, dan masyarakat umum melaporkan kerusakan yang mungkin terjadi.
"Ke depannya, kami terbuka untuk kolaborasi dengan pemerintah dan pihak swasta guna memastikan program ini memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Barry seperti dikutip, Selasa (21/1/2025).
Barry menyebut, perusahaan juga tengah mengembangkan program misi Jagat. Program ini dirancang untuk mengajak pengguna, khususnya anak muda, berkontribusi langsung dalam menjaga dan memperbaiki lingkungan sekitar.
Melalui Misi Jagat, pengguna diajak melakukan aksi nyata yang bermanfaat, seperti membuang sampah pada tempatnya, memperbaiki fasilitas umum, menanam pohon, hingga mendukung UMKM lokal. Setiap aksi positif yang dilakukan dapat direkam dan diunggah ke media sosial dengan hashtag tertentu.
Sebagai imbalannya, pengguna mendapatkan Treasure Card yang mempermudah pencarian koin hingga radius 30 meter.
"Kami ingin mengubah perspektif pengguna, dari sekadar berburu hadiah menjadi lebih peduli terhadap lingkungan. Dengan konsep ini, aksi positif dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Co-Founder Jagat, Barry Beagen.
Berikut langkah-langkah untuk mengikuti program Misi Jagat, pertama, lakukan aksi positif di ruang publik atau fasilitas umum. Kedua, rekam aksimu dan unggah di TikTok dengan hashtag yang telah ditentukan.
Ketiga, ikuti panduan di aplikasi Jagat untuk mendapatkan Treasure Card. Keempat, gunakan Treasure Card untuk mempersempit lokasi pencarian koin. Terakhir, kelima temukan koinnya dan menangkan hadiah hingga Rp100 juta.
Baca Juga: Bisnis Lesu, Starbucks PHK Karyawan Mulai Maret 2025
Pengguna juga bisa mendapatkan petunjuk tambahan dengan berlangganan Super Jagat atau menyelesaikan tugas-tugas khusus di aplikasi, seperti menonton iklan atau mengajak teman bergabung.
Program Misi Jagat terbukti sukses menarik perhatian generasi muda, yang kini mulai mengunggah video aksi peduli lingkungan di media sosial.
Selain itu, Jagat memastikan bahwa lokasi koin tidak akan ditempatkan di area berbahaya, tertanam dalam tanah, atau tersembunyi di tempat yang dapat merusak fasilitas umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Program Gentengisasi Prabowo Dongkrak Permintaan Genteng di Sentra Majalengka
-
Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan
-
Terbaru! Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
OJK Jatuhkan Denda Rp5,6 Miliar dalam Kasus IPO POSA, Benny Tjokro Disanksi Seumur Hidup
-
Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan, Volume Perdagangan Spot Tembus Rp24,33 triliun
-
Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Cerminkan Perbaikan Ekonomi dan Administrasi
-
Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha