Suara.com - Seorang mahasiswa tahun ke-3 Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Raditya (21) mengatakan, ingin mencoba peruntungan kariernya ke lembaga-lembaga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbaik. Siswa jurusan Teknik Sipil ini menyatakan, ia cukup memantau perkembangan tentang perhatian pemerintah untuk menaikkelaskan BUMN-BUMN miliknya, sehingga diharapkan bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan terbaik negeri ini.
Hal yang sama kurang lebih diungkapkan Mona. Siswa tahun ke-2 Jurusan Akuntansi di UGM ini juga mengatakan, sudah memiliki beberapa perusahaan yang dibidiknya untuk berkarya kelak. Ia tak membatasi diri hanya pada perusahaan swasta, tapi juga berniat untuk melamar menjadi karyawan di perusahaan-perusahaan milik negara.
"Sekarang sudah lebih baik, banyak BUMN yang berinovasi untuk jadi perusahaan terbaik dalam berbagai bidang. Kalau nggak salah, beberapa waktu lalu yang saya baca, Bank BTN dapat penghargaan Linkedin Top Companies 2024, sebagai tempat terbaik untuk mengembangkan karier," ujar Raditya.
Ketika Mona ditanya, apakah tertarik untuk bekerja di bank kelak, ia mengatakan, optimismenya. Ia menyebut sudah memiliki nama beberapa bank, yang menurutnya sangat menarik untuk mengembangkan kariernya.
"Iya banget, saya memang tertarik untuk kerja di bank. Saat ini, saya berusaha untuk update soal perbankan terbaik di Indonesia. Semoga saya beruntung bisa menjadi bagian dari bank-bank terbaik negeri ini," harapnya.
BTN Terbaik dalam Pengembangan Karier
Akhir tahun lalu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) atau BTN masuk dalam peringkat ke-3 dalam Linkedin Top Companies 2024 untuk pengembangan karier bagi talenta-talenta di Indonesia. Penghargaan ini merupakan bukti bahwa BTN dianggap mampu mengembangkan talenta generasi muda yang ingin berkarier dalam dunia perbankan.
Menanggapi prestasi tersebut, Direktur Human Capital, Compliance & Legal BTN Eko Waluyo mengatakan, pencapaian ini membuktikan bahwa transformasi SDM yang dilakukan BTN selama beberapa tahun terakhir telah sesuai dengan peta jalan untuk mencapai misi perseroan “Become Home to Indonesia’s Top Talents”.
Ia menyebut, BTN berkomitmen untuk melakukan sejumlah langkah perbaikan dan menyediakan berbagai sarana dan fasilitas pembelajaran agar BTNers, sebutan para talenta BTN, agar dapat meningkatkan kompetensinya sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Makin Inovatif Tingkatkan Kenyamanan Bertransaksi, BTN Luncurkan 3 Fitur Baru di BTN Mobile
“BTN mengembangkan, antara lain penggunaan teknologi dan platform pembelajaran yang memiliki standar global dengan modul-modul pengetahuan terkini, sehingga mampu menjawab kebutuhan pengembangan future skill,” katanya.
Untuk mendorong dan membimbing para talenta agar dapat mengoptimalkan potensi dan mencapai kinerja terbaik, BTN fokus pada pengembangan kualitas leader.
Berbagai program telah dijalankan, antara lain pengembangan kepemimpinan (Leadership Development Program) untuk berbagai tingkatan, baik manajer dan manajer senior, eksekutif di bawah direksi, talent perempuan, dan program untuk talent acceleration dan millenial leader.
Berita Terkait
-
BTN Salurkan Rp 4,14 Miliar untuk Pembangunan dan Renovasi Rumah Ibadah Selama 2024
-
BTN Salurkan Kredit dan Pembiayaan Rp 356,1 Triliun Hingga Q3 2024
-
55.200 Nasabah Telah Miliki Debit Card BTN Prospera dengan Total AUM Rp 10,6 Triliun
-
BTN Siapkan Dukungan Pembiayaan 150.000 Rumah Rendah Emisi
-
Kinerja Keuangan Semester I/2024: Kredit dan Pembiayaan BTN Tembus Rp352 Triliun
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?