Suara.com - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi akan mengusulkan kepada Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso untuk menambah harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan rakyat atau MinyaKita khusus untuk wilayah Indonesia timur.
Menurut Arief, wilayah-wilayah tersebut memiliki selisih ongkos kirim yang berbeda dengan daerah Indonesia lainnya. Perbedaan biaya kirim tersebut diduga membuat harga MinyaKita di daerah Indonesia timur menjadi lebih tinggi.
"Izin nanti sampaikan ke Pak Budi, Pak Mendag kalau misalnya yang di daerah tambah ongkos kirim. Nanti kita diskusi lagi lah, gitu ya karena kayaknya kok memang ada gap sedikit gitu, utamanya daerah-daerah yang di timur ya Pak," ujar Arief dalam Rapat Koordinasi SPHP Menjelang HBKN Puasa dan Lebaran 2025 secara daring dikutip Antara, Rabu (13/2/2025).
Arief menjelaskan pada dasarnya selisih harga ini tidak hanya terjadi pada komoditas MinyaKita saja, tetapi juga berlaku pada barang kebutuhan pokok lainnya.
Menurut dia, penambahan harga Rp300-Rp1.000 digunakan untuk membayar ongkos kirim.
"Di perberasan pun kita punya ada kelebihan Rp500, Rp300 untuk daerah-daerah luar, kemudian harga gula juga sama, gula itu kita sudah sebutkan bahwa itu zona di sana itu ditambah Rp1.000 ya. Kalau enggak salah jadi selisih ada ongkos kirim lah gitu," katanya.
Arief menyebut Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pangan, yakni Bulog dan ID FOOD sudah mendapat penugasan untuk menyalurkan MinyaKita. Di Bulog sendiri, telah menyanggupi untuk menyalurkan 50 ribu ton minyak goreng.
Ia juga meminta agar dalam waktu 1-2 minggu ke depan, seluruh stok MinyaKita dapat dikirimkan ke daerah-daerah untuk menekan kenaikan harga, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasioanal (HBKN) Puasa dan Lebaran 2025.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Mudik Lebaran 2025 Bakal Didiskon? Ini Kata Erick Thohir
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Prediksi IHSG Hari Ini saat Tekanan Perang Iran dan Utang Luar Negeri
-
Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz
-
Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran
-
IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik
-
Purbaya Turun Tangan Selesaikan Proyek Jumbo Gas Abadi Masela
-
Transformasi Gaya Hidup Pintar, Produk Smart Home Makin Canggih Berkat AI
-
Kemenkeu Kantongi Rp 14,15 Triliun dari Penunggak Pajak Jumbo
-
Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Tuntutan Buruh Minta THR Bebas Pajak
-
Klarifikasi DPR soal Polemik MBG Sedot Anggaran Pendidikan
-
BI Ungkap Banyak Orang dan Korporasi Malas Ajukan Kredit Bank