Suara.com - JCB Indonesia kembali menggelar acara tahunan JCB Indonesia Award 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada mitra bisnis yang telah berkolaborasi dan berkontribusi dalam membangun kesuksesan JCB Indonesia.
Dihadiri kalangan bisnis dari berbagai bidang seperti perbankan dan retail merchant serta media, penghargaan yang kembali diadakan ke-6 kali di Indonesia ini turut dihadiri H.E. MASAKI Yasushi.
Sebanyak 18 kategori penghargaan diberikan kepada mitra bisnis yang telah menunjukkan kinerja luar biasa, turut menandai komitmen JCB Indonesia untuk terus berkolaborasi dengan mitra bisnis di Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan dan produk.
‘Kolaborasi & Sinergi untuk Tumbuh Bersama’ menjadi tema yang diusung pada JCB Indonesia Award 2025, mencerminkan kesungguhan dan keyakinan JCB untuk bersama-sama dengan seluruh mitra di Indonesia menjalani proses dan interaksi harmonis demi mewujudkan hasil optimal bagi seluruh pihak, mencapai kesuksesan bersama dan menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan masyarakat.
JCB Indonesia Award 2025 tumbuh menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antara JCB Indonesia dan mitra bisnis.
"Penghargaan JCB Indonesia Award 2025 menjadi ajang antusiasme JCB Indonesia dalam mengapresiasi mitra bisnis utama kami yang turut andil dan berperan penting dalam pencapaian kinerja JCB Indonesia pada tahun 2024 sehingga mencatatkan hasil yang sangat baik berkat tujuan yang fokus, kedisiplinan dan komitmen serta praktik yang dilakukan secara konsisten. Tema ‘Kolaborasi & Sinergi untuk Tumbuh Bersama’ kami harapkan dapat menjadi inspirasi untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi yang berjalan, serta memberikan layanan premium terbaik bagi para pemegang kartu JCB," kata President Director PT. JCB International Indonesia, Mr. Takumi Takahashi ditulis Rabu (19/2/2025).
Pesatnya transformasi sistem pembayaran digital mendorong JCB Indonesia menjadi salah satu pionir internasional payment dari Jepang sebagai alat pembayaran dengan banyak keuntungan.
JCB Indonesia mencatatkan peningkatan jumlah pemegang kartu kredit dan juga jumlah volume transaksi naik secara signifikan pada 2024, terutama pada transaksi luar negeri seperti di Jepang. Kondisi yang dapat bersinggungan erat dengan meningkatnya minat wisatawan Indonesia mengunjungi Jepang.
Data terbaru Japan National Tourist Organization (JNTO) menunjukkan terjadinya sejarah baru kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang di tahun 2024 sebanyak 517.600 pengunjung1, memperlihatkan kenaikan hingga 88.218 pengunjung dibanding tahun sebelumnya.
Baca Juga: Permudah Transaksi Pembayaran, Carabao Billiards Indonesia Gandeng YUKK Payment Gateway
Secara keseluruhan, Jepang mencatatkan rekor baru jumlah pengunjung internasional pada tahun 2024 dengan total 36,9 juta orang, meningkat 47,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan daya tarik Jepang sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di dunia.
“Tingginya antusiasme masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Jepang, menunjukkan potensi yang sangat besar bagi JCB Indonesia dalam memberikan fasilitas terbaik melalui program Sugoi Japan yang menghadirkan layanan premium bagi para pemegang kartu terutama ketika berlibur di Jepang melalui beragam cashback, diskon, bonus, hingga hadiah menarik di berbagai kategori seperti transportasi, akomodasi, premium outlets, merchant hingga muslim friendly dining restoran,” tutup Mr. Takumi Takahashi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh
-
Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?
-
Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?
-
Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong
-
Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda
-
Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh
-
UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya
-
Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's
-
DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga
-
IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara