Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto mempertemukan belasan pengusaha besar asal Indonesia dengan investor asal Amerika Serikat Ray Dalio di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas salah satunya pengelolaan aset pada Badan Pengelolaan Investasi Danantara Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Ray Dalio yang mengenakan kemeja batik coklat hitam, duduk diapit Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Ray Dalio disebut telah masuk dalam jajaran Dewan Penasihat BPI Danantara. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh CEO Danantara Rosan Roeslani.
"Danantara Indonesia ini merupakan konsolidasi kekuatan ekonomi yang dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, yaitu BUMN, usaha-usaha negara. Danantara ini kita konsolidasikan untuk melaksanakan suatu perbaikan, suatu peningkatan dalam kinerja," kata Presiden Prabowo dalam sambutan awalnya di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (8/3/2025).
Prabowo menjelaskan bahwa dalam pengelolaan aset milik BUMN itu, pemerintah menilai perlu adanya perbaikan agar kinerja dari aset tersebut cemerlang.
Oleh karena itu, Prabowo mengundang semua pihak, termasuk pendiri Bridgewater Associates yang merupakan perusahaan hedge fund terbesar, yakni Ray Dalio, untuk memberikan pandangan kritis serta pengalaman dalam berinvestasi.
Ray Dalio adalah seorang investor, manajer dana lindung nilai (hedge fund), dan penulis terkenal asal Amerika Serikat. Dia mendirikan Bridgewater Associates, salah satu dana lindung nilai terbesar di dunia, pada tahun 1975.
Perusahaan ini mengelola dana miliaran dolar dan dikenal dengan pendekatan investasinya yang unik. Dalio dikenal karena pemahamannya yang mendalam tentang pasar keuangan global, terutama terkait mata uang dan suku bunga.
Menurut catatan Forbes, kekayaan pria kelahiran 1949 ini mencapai US$19,1 miliar. Ia adalah pendiri, wakil ketua, dan wakil kepala firma investasi Bridgewater Associates. Bridgewater merupakan salah satu perusahaan hedge fund terbesar di dunia. Perusahaan ini berinvestasi sebanyak US$400 juta ke emas.
Baca Juga: Kritik Kenaikan Pangkat Seskab Teddy Jadi Letkol, Imparsial: Sarat Politis, Minim Prestasi!
Ia memiliki rekam jejak yang sukses dalam mengelola risiko dan menghasilkan keuntungan, bahkan dalam kondisi pasar yang sulit.
Selain itu, Ray Dalio juga dikenal sebagai penulis buku "Principles: Life and Work", yang berisi prinsip-prinsip yang ia gunakan dalam kehidupan dan kariernya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi
-
Pemerintah Masih Kaji Batas Nikotin dan Tar Produk Tembakau
-
Kuartal I Nihil IPO, BEI Pede Perdagangan Saham Tetap Ngebut
-
Emiten SMRA Sulap 850 Hektare di Gading Serpong Jadi Kawasan Hunian Terpadu
-
CORE Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Menderita Efek Perang Iran-AS
-
Dibuka Fungsional, Jalan Tol YogyaBawen Langsung Dipadati 5.596 Kendaraan
-
IRGC Iran Fokus Incar Netanyahu, Menlu Araghchi Siap Negosiasi Negara Teluk
-
IHSG Amblas 5,91 Persen Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut ke Rp12.678 Triliun
-
Pelindo Optimistis Sambut 2026, Kunjungan Kapal Pesiar Tembus 215 Call pada 2025
-
Selama Masa Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Pastikan Layanan Maksimal dan Beroperasi Penuh