Suara.com - Bank Indonesia (BI) resmi membuka pemesanan penukaran uang baru tahun 2025. Pemesanan periode kedua ini dibuka mulai hari ini, Minggu (9/3/2025), pukul 09.00 WIB melalui platform online PINTAR BI. Masa penukaran uang baru akan berlangsung pada 17-23 Maret 2025.
Masyarakat yang ingin menukarkan uang lama dengan uang baru dapat mendaftar secara online melalui situs resmi BI di https://pintar.bi.go.id. Proses pendaftaran dirancang sederhana dan mudah diakses untuk memastikan kenyamanan masyarakat.
Cara Penukaran Uang Baru 2025
Berdasarkan informasi resmi dari Bank Indonesia, berikut langkah-langkah untuk melakukan pemesanan penukaran uang baru:
1. Akses situs PINTAR BI di https://pintar.bi.go.id.
2. Pilih menu "Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling".
3. Tentukan provinsi dan lokasi penukaran yang diinginkan.
4. Pilih tanggal dan waktu penukaran yang tersedia.
5. Lakukan registrasi dengan mengisi data pribadi, termasuk NIK KTP, nama lengkap, nomor telepon, dan alamat email.
6. Masukkan jumlah lembar atau keping uang Rupiah yang akan ditukarkan sesuai ketentuan yang berlaku.
7. Simpan bukti pemesanan yang berisi kode pemesanan, nama, lokasi, jadwal, dan jumlah uang yang akan ditukarkan.
Masyarakat diharapkan hadir sesuai dengan jadwal dan lokasi yang tertera pada bukti pemesanan. Selain itu, uang Rupiah yang akan ditukarkan harus disusun rapi berdasarkan pecahan dan tahun emisi, serta dibawa dalam jumlah yang pas. Bukti pemesanan wajib dibawa sebagai syarat utama untuk melakukan penukaran.
BI mengingatkan masyarakat untuk memeriksa lokasi dan jadwal penukaran uang terlebih dahulu sebelum melakukan pemesanan. Setiap periode pemesanan memiliki kuota terbatas dan dapat ditutup sewaktu-waktu jika kuota telah terpenuhi. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk segera melakukan pendaftaran agar tidak kehabisan kesempatan.
Program penukaran uang baru ini merupakan bagian dari upaya BI untuk menjaga kualitas dan keaslian mata uang Rupiah yang beredar di masyarakat. Dengan sistem online yang terintegrasi, BI berharap proses penukaran dapat berjalan lancar dan efisien.
Jangan lewatkan kesempatan ini! Segera daftarkan diri Anda melalui platform PINTAR BI dan pastikan uang Rupiah yang Anda miliki tetap dalam kondisi terbaik.
Baca Juga: BI : Tiga Inovasi Cara Lindungi Konsumen dari Penipuan
Berita Terkait
-
Berkah Ramadan: Modal Asing Banjiri Indonesia, Tembus Rp8,99 Triliun!
-
Sering Bayar Utang Luar Negeri, Posisi Cadev RI Turun Sisa Rp 2.518 Triliun
-
BI Yakin Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Ini Faktornya
-
Rupiah Melemah, BI Mau Ngebut Incar Arus Modal Asing
-
BI : Tiga Inovasi Cara Lindungi Konsumen dari Penipuan
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia
-
Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100
-
Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026
-
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi
-
Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran
-
Rupiah Bergejolak, Pemerintah Bakal Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal
-
IHSG Bertahan di Level 6.000 hingga Sesi I, WIFI dan ENRG Jadi Bintang
-
Harga Emas Antam Logam Mulia Terbaru 14 Juli 2026: dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram
-
Komoditas Sawit Indonesia Bergantung pada CPO Mentah, Pengamat: Risiko Besar
-
PNM dan Danantara Perluas Pelayanan hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T