Suara.com - Kenaikan pangkat militer Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dari mayor menjadi letnan kolonel (letkol) menuai sejumlah kontroversi. Teddy dianggap naik pangkat terlalu cepat lantaran kariernya di militer yang baru 14 tahun.
Lazimnya, tentara bisa meraih pangkat letkol setidaknya dalam 16 tahun. Lantas, berapa total pemasukan Letkol Teddy Indra Wijaya, termasuk gaji dan tunjangannya baik dari militer dan jabatan seskab?
Melansir sejumlah sumber, gaji seorang anggota TNI telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Tentara Nasional Indonesia.
Berdasarkan aturan tersebut, Mayor Teddy yang saat ini sudah diangkat sebagai Letkol akan menerima gaji dalam rentang Rp3.093.900 - Rp5.084.400.
Gaji tersebut juga belum termasuk tunjangan lainnya, seperti tunjangan istri atau suami yang rinciannya adalah 10 persen dari gaji pokok dan tunjangan anak yang nominalnya juga sama, yakni 10 persen dari gaji pokok TNI. Kemudian ditambah dengan tunjangan beras, tunjangan jabatan, serta tunjangan operasi keamanan.
Bukan hanya gaji dari TNI, Letkol Teddy juga bakal menerima gaji sebagai Sekretaris Kabinet. Gaji tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 75 tahun 2000 tentang Gaji Pokok Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara dan Anggota Lembaga Tinggi Negara serta Uang Kehormatan Anggota Lembaga Tertinggi Negara.
Berdasarkan aturan tersebut, Mayor Teddy berhak memperoleh gaji pokok sebagai seskab sebesar Rp5.040.000 per bulan. Tak hanya itu, ia juga berhak menerima tunjangan sebesar Rp13.608000 per bulan. Jika di total, gaji keseluruhan sebagai Sekretaris Kabinet adalah sebesar Rp18.648.000 per bulan.
Belum cukup sampai di situ, Letkol Teddy juga akan mendapatkan berbagai fasilitas untuk menunjang kinerjanya, diantaranya rumah dinas, kendaraan, hingga asuransi kesehatan. Menariknya, ia juga akan diberi tambahan dana operasional sebesar lima kali lipat lebih besar dari gabungan gaji dan tunjangan per bulan.
Kendati demikian, dana operasional tersebut hanya boleh digunakan untuk menunjang kerja bukan untuk kebutuhan pribadi, misalnya untuk akomodasi tamu undangan, transportasi, hingga jamuan untuk yang berkepentingan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Sah atau Langgar Aturan? Penunjukan Teddy Jadi Seskab Jadi Sorotan, Ini Kata Golkar
-
Gaji Ifan Seventeen Sebagai Direktur PT PFN, Capai Dua Digit Per Bulan?
-
Hari Ini Cair! Segini Tunjangan Guru ASN 2025, Diumumkan Presiden Prabowo dan Transfer Langsung ke Rekening
-
TB Hasanuddin: Posisi Letkol Teddy Sebagai Seskab Langgar UU TNI, Harus Mundur dari Militer!
-
THR 2025 Cair 17 Maret, Gaji ke-13 di Juni: Segini Besaran yang akan Diterima ASN, TNI, Polri dan Pensiunan
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede
-
Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal
-
Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live
-
Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi