Situasi ini menjadi sorotan utama di tengah persiapan Garuda Indonesia dalam menghadapi lonjakan penumpang selama musim mudik Lebaran. Masyarakat berharap agar polemik internal ini tidak mengganggu kelancaran dan keamanan penerbangan.
Sebelumnya viral unggahan foto di platform media sosial X memuat daftar 14 nama yang diduga merupakan bekas karyawan Lion Group yang direkrut sebagai tenaga ahli pendukung kerja Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan.
Total gaji per bulan bagi ke-14 nama tersebut mencapai Rp 975 juta. Wamildan sebelumnya menjabat sebagai Acting CEO Lion Air sejak 2022.
Beberapa nama yang tertera dalam daftar tertulis bekerja dengan jabatan CEO office specialist, lead professional, serta staf protokol untuk direktur utama dan layanan protokol untuk istri dirut.
Untuk diketahui saja, sebelum menjabat Dirut Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan sebelumnya adalah CEO Lion Air Group.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
OJK Redakan Isu Panas Ekonomi Indonesia, 'Sell Indonesia' Jadi Sorotan Investor
-
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini, Pertamax Hampir Sentuh Rp17.000
-
OJK Panggil PT Toyota Astra Financial Services, Apa Kasusnya?
-
Digital Edge Kucurkan Investasi Rp73 Triliun, Bangun Kampus Data Center AI Terbesar
-
Jakpro Buka Tender Sponsor Raksasa untuk Naming Rights JIS 5 Tahun
-
Diam-diam Pertamina Kerek Harga Pertamax dari Rp12.300 ke Rp16.250 per Liter, Ini Daftar Lengkapnya
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah
-
Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah
-
Indonesia Tak Bisa Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini, Airlangga Bongkar Alasannya