Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Hari Selasa (8/4/2025) untuk ukuran satu gram masih anjlok sehingga dibanderol di harga Rp1.754.000 per gram.
Harga emas Antam itu merosot sebesar Rp4.000 dibandingkan hari Senin (7/4/2025) sebelumnya.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp1.604.000 per gram.
Harga buyback itu juga ikut terpeleset Rp4.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Minggu kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 gram Rp927.000
- Emas 2 gram Rp3.448.000
- Emas 3 gram Rp5.147.000
- Emas 5 gram Rp8.545.000
- Emas 10 gram Rp17.035.000
- Emas 25 gram Rp42.462.000
- Emas 50 gram Rp84.845.000
- Emas 100 gram Rp169.612.000
- Emas 250 gram Rp423.765.000
- Emas 500 gram Rp847.320.000
- Emas 1.000 gram Rp1.694.600.000
Harga Emas Dunia Mulai Bangkit
Harga emas dunia mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah sempat terperosok ke level terendah dalam hampir empat minggu terakhir, yakni di kisaranU USD 2.972-2.971 per troy ounce.
Seperti dinukil dari FXStreet, pemulihan ini terjadi di tengah gejolak pasar keuangan global yang masih berlanjut pasca pengumuman tarif balasan dari Presiden AS, Donald Trump, pekan lalu.
Langkah Trump memicu kekhawatiran pasar dan mendorong investor kembali melirik aset safe haven seperti emas. Ditambah lagi, kabar dari Tiongkok bahwa Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) kembali menambah cadangan emas untuk bulan kelima berturut-turut turut menjadi katalis positif bagi logam mulia ini.
Baca Juga: Harga Emas Semar Nusantara Hari Ini, Invest Sekarang Sebelum Naik
Tekanan risiko yang meningkat juga menimbulkan ekspektasi bahwa ekonomi AS akan melambat, sehingga Federal Reserve mungkin kembali melonggarkan kebijakan moneter lewat pemangkasan suku bunga. Hal ini mendorong imbal hasil obligasi AS turun tajam, dan secara tidak langsung melemahkan Dolar AS, memberikan ruang bagi emas untuk kembali bersinar.
Namun, pemulihan emas belum sepenuhnya mulus. Banyak investor masih memilih mencairkan posisi untuk menutupi kerugian di aset lain, sehingga membatasi potensi reli lebih lanjut. Dari sisi teknikal, penurunan tajam emas minggu lalu terhenti di dekat level Fibonacci retracement 61,8 persen dari tren naik Februari-April. Sementara itu, level resistance penting kini berada di USD3.055, dan jika tembus, berpotensi mendorong harga ke USD3.080 bahkan USD3.100.
Di sisi bawah, level psikologis USD3.000 dan zona support USD2.972-2.971 masih menjadi garis pertahanan utama. Jika harga emas menembus ke bawah Simple Moving Average (SMA) 50-hari di USD2.946, maka tekanan bearish bisa semakin dominan.
Dengan banyaknya faktor global yang saling tarik menarik, pasar emas diprediksi tetap volatil dalam waktu dekat. Investor disarankan untuk mencermati pergerakan harga dengan lebih hati-hati di tengah dinamika pasar yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Cara membeli Emas Antam
Langkah pertama untuk membeli emas Antam yaitu dengan mengunjungi Butik Emas Antam atau mitra resmi yang ditunjuk oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Butik Emas Antam biasanya tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan lainnya. Anda juga bisa membeli melalui toko emas yang telah bekerja sama dengan Antam.
Sebelum membeli emas, pastikan Anda memeriksa harga emas hariannya. Harga emas Antam biasanya akan diperbarui setiap hari kerja dan bisa dicek langsung di situs resmi Logam Mulia (www.logammulia.com) atau melalui aplikasi resmi Antam.
Emas Antam tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda. Untuk pembelian emas Antam, bisa dilakukan secara online melalui situs resmi Logam Mulia atau marketplace yang bekerja sama dengan Antam. Jika Anda ingin membeli secara offline, cukup kunjungi Butik Emas Antam terdekat, ambil nomor antrean, lalu lakukan transaksi di kasir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?