Suara.com - AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan nampaknya banyak digunakan oleh beberapa perusahaan. Pada tahun 2024, ada sekitar 152.000 ribu pekerjaan yang dihilangkan.
Adapun jumlah ini berdasarkan 549 perusahaan teknologi yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam menggunakan AI. PHK ini akan terus terjadi di tahun 2025 dengan kecerdasan teknologi makin tinggi.
Hal ini juga dilakukan oleh Shopify. CEO Shopify Tobi Lutke mengakatan bahwa perusahaannya ingin menggunakan AI dipekerjakan sebagai karyawan. Dia pun berencana melakukan perekrutan di era kecerdasan buatan. Lantaran, dia percaya bahwa AI bisa membantunya dalam mendapatkan keuntungan.
"Karyawan diharapkan untuk membuktikan mengapa mereka tidak dapat menyelesaikan apa yang mereka inginkan menggunakan AI," katanya dilansir CNBC International, Selasa (8/4/2025).
Lutke juga tidak menampik bahwa AI banyak kegunaannya dalam bekerja. Serta mengatakan ada "harapan mendasar" di Shopify bahwa karyawan menggunakan AI dalam pekerjaan sehari-hari mereka. Apalagi AI telah menjadi "pengganda" produktivitas bagi mereka yang telah menggunakannya.
"Saya telah melihat banyak orang ini mengerjakan tugas yang tidak masuk akal, tugas yang bahkan tidak akan pernah kami pilih untuk diselesaikan sebelumnya, dengan penggunaan AI yang refleksif dan brilian untuk menyelesaikan pekerjaan 100 kali lipat," tulis Lutke.
Perusahaan, yang menjual perangkat lunak berbasis web ini membantu pengecer daring mengelola penjualan dan menjalankan operasi mereka. Serta memasukan penggunaan AI ke dalam penilaian kinerja. Arah tersebut muncul karena perusahaan teknologi secara kolektif telah mengalokasikan ratusan miliar dolar untuk berinvestasi dalam pengembangan AI tahun ini.
Shopify telah meluncurkan alat AI untuk para pedagangnya, termasuk chatbot yang disebut Sidekick dan serangkaian alat otomatisasi, yang dijuluki "Shopify Magic." Sama seperti mereka menggelontorkan uang ke AI, perusahaan teknologi berupaya untuk merampingkan biaya di area lain, baik dengan menghentikan proyek yang merugi atau melalui PHK.
Jumlah total karyawan Shopify turun menjadi 8.100 pada akhir Desember dari 8.300 tahun sebelumnya, menurut pengajuan tahunan terbarunya. Perusahaan Kanada itu menghilangkan 14% tenaga kerjanya pada tahun 2022 dan 20% pada tahun berikutnya.
Baca Juga: 10 Ribu PNS di Kementerian Kesehatan AS Kena PHK
Pada acara investor bulan lalu yang diselenggarakan oleh Morgan Stanley, CFO Shopify Jeff Hoffmeister mengatakan perusahaan dapat mempertahankan jumlah karyawan relatif tetap. Meskipun biaya terkait karyawan dapat bervariasi karena perbedaan gaji.
Ia mencatat bahwa insinyur AI kelas atas dengan kompensasi yang lebih tinggi dapat meningkatkan biaya kompensasi bahkan jika jumlah karyawan tetap sama.
Sebelumnya, Bill Gates yang merupakan konglomerat dengan harta ribuan triliun memprediksikan beberapa jenis pekerjaan yang bakal hilang selama sepuluh tahun lagi. Hal ini dikarenakan kecerdasan AI semakin berkembang pesat. Adapun AI adalah teknologi kecerdasan buatan memungkinkan komputer melakukan tugas-tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia.
"Kemajuan dalam kecerdasan buatan akan berarti bahwa manusia tidak akan lagi dibutuhkan untuk sebagian besar hal di dunia," kata Bill Gates dilansir CNBC International, Jumat (28/3/2025).
Pria yang memiliki nama asli William Henry Gates III menyebutkan bahwa pekerjaan dokter dan guru akan hilang. Nantinya digantikan oleh AI yang memudahkan pekerjaan manusia.
"Selama dekade berikutnya, kemajuan dalam kecerdasan buatan akan berarti bahwa manusia tidak akan lagi dibutuhkan untuk sebagian besar hal" di dunia," kata Bill Gates.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar
-
ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit