Suara.com - Menjadi wirausaha memang harus memiliki konsep ide bisnis yang matang. Hal ini dilakukan agar tidak mengalami kerugian saat memutuskan untuk menjadi seorang pebisnis.
Hal itu terjadi pada Erim Kaur yang memutuskan untuk menjadi wirausaha sebagai kerja sampingannya. Dia pun menghasilkan penjualan sebesar 4 juta dollar AS atau sekitar Rp 66 miliar.
Untuk bisnis yang dipilihnya yakni menjual minyak rambut yang berakar pada tradisi India kuno. Kaur yang tinggal di London memiliki lebih dari 700.000 pengikut di Instagram dan TikTok, dan mendirikan bisnis minyak rambut bernama ByErim pada tahun 2019 .
Dia membuat merek perawatan rambut mewah yang terkenal dengan minyak penumbuh rambut andalannya. Salah satunya mengandung delapan minyak murni, termasuk minyak Amla, Argan, Kelapa, dan Jarak.
Merek ini telah meraup cuan 4,2 juta dollar AS atau sekitar Rp 70 miliar. Wanita berusia 30 tahun ini mengaitkan popularitas minyak penumbuh rambutnya dengan kecakapannya dalam menggunakan media sosial dan membangun audiens inti dari para wanita dan pria muda India yang meminta nasihat tentang kecantikan dan kehidupan kepadanya.
"Saya pikir salah satu pesan terkuat yang selalu saya miliki adalah bahwa saya ingin melakukannya untuk anak perempuan atau laki-laki yang tumbuh tanpa ibu dan saudara perempuan," kata Kaur kepada CNBC Make It dalam sebuah wawancara tentang popularitas kontennya dilansir Selasa (15/4/2025).
Sebelumnya, Kaur baru berusia delapan tahun ketika ibunya meninggal karena kanker payudara. Adapjn kenangan yang selalu ia hargai adalah rambut panjang ibunya, yang katanya merupakan bagian yang menentukan identitasnya.
"Saya benar-benar ingin meniru penampilan ibu saya,. Menakutkan melihatnya kehilangan bagian yang menjadi identitasnya, yang dianggap orang sebagai sesuatu yang sangat berkontribusi pada kecantikannya," katanya.
Kaur mengingat bahwa ayahnya, yang saat itu baru berusia 29 tahun, membawanya ke tukang cukur untuk potong rambut. "Saya bahkan tidak tahu cara mengikat rambut. Ia meninggal sebelum mengajari saya," kata Kaur.
Baca Juga: Peluang Bisnis Online 2025 yang Cocok untuk Wanita, Fleksibel dan Menguntungkan!
Saat itulah ia memutuskan untuk mengoleskan berbagai minyak dan bahan pada rambutnya hingga ia remaja. Sebelum menemukan formula yang terus digunakan Kaur hingga dewasa dan menjadi formula minyak ByErim saat ini.
Pengalaman tersebut menjadi dasar perjalanan media sosial Kaur, tempat ia berbagi kisah tentang tumbuh besar tanpa ibu, serta bagaimana ia belajar merawat dirinya sendiri sebagai seorang wanita.
“Saya ingin membuat jalan pintas untuk anak perempuan atau laki-laki yang tumbuh tanpa ibu, itulah sebabnya saya mulai berbicara tentang pengalaman itu di halaman saya,” jelasnya.
Setelah mendapatkan 100.000 pengikut pada tahun 2019, ia memutuskan untuk memonetisasi media sosialnya dan membangun ByErim sebagai penghormatan kepada ibu dan neneknya sekaligus memanfaatkan tren media sosial yang sedang berkembang.
Mengoleskan minyak pada rambut merupakan tradisi India yang tercatat dalam teks pengobatan Sansekerta kuno seperti Charaka Samhita, dan diwariskan selama berabad-abad. Wanita India diajari oleh ibu dan nenek mereka untuk memijat rambut mereka dengan minyak sejak usia muda.
Dengan masuknya imigran India ke AS dan Eropa sejak abad ke-20, mengoleskan minyak pada rambut telah melampaui batas wilayah India. Hingga tagar #hairoil telah memiliki hampir setengah juta unggahan di TikTok, dengan para influencer arus utama berbagi rutinitas minyak rambut mereka.
Berita Terkait
-
Dudung Warning APH Termasuk TNI: Aparat Jangan Mengada-ada Hambat Ekspor
-
Perusahaan Jepang Ini Makin Ekspansif di RI
-
Tak Hanya Genjot Bisnis, Emiten LINK Perkuat Strategi ESG
-
Fakta Baru di Sidang Pencemaran Nama Baik Heni Sagara: Pabrik Pernah Disegel dan Izin Kedaluwarsa
-
Menteri UMKM Sebut Pengemudi Ojek Online Dianggap Pengusaha Mikro Transportasi Online
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123