Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Hari Kamis (17/4/2025) untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp1.975.000 per gram.
Harga emas Antam itu lompat tinggi Rp32.000 dibandingkan hari Rabu (16/4/2025) sebelumnya.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp1.824.000 per gram.
Harga buyback itu juga ikut melonjak Rp32.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 gram Rp1.037.000
- Emas 2 gram Rp3.890.000
- Emas 3 gram Rp5.810.000
- Emas 5 gram Rp9.650.000
- Emas 10 gram Rp19.7245.000
- Emas 25 gram Rp47.987.000
- Emas 50 gram Rp95.895.000
- Emas 100 gram Rp191.712.000
- Emas 250 gram Rp479.015.000
- Emas 500 gram Rp957.820.000
- Emas 1.000 gram Rp1.915.600.000
Harga Logam Mulia Akan Terus Naik
Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi menyebut, harga logam akan terus melaju naik terus menerus. Hal ini seiring dengan kenaikan harga emas dunia yang telah menembuh USD3.300.
Dia menyebut, melemahnya mata uang rupiah juga turut menjadi pendorongan kenaikan harga logam mulia saat ini.
"Logam mulia kemungkinan besar akan terus mengalami kenaikan karena melemahnya mata uang rupiah. Pada saat melemah mata uang rupiah, kemudian harga emas dunia juga mengalami kenaikan, ini akan berdampak terhadap harga," ujar Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (16/4/2025).
Baca Juga: Harga Emas Diprediksi Makin Menguat Seiring Perang Dagang AS dan China
Dia memproyeksikan, harga emas dunia dalam minggu ini atau minggu depan akan menyentuh di level USD3.310. Kekinian, secara teknikal harga emas dunia telah menyentuh level 3.285.
Ibrahim membeberkan, kenaikan harga emas dunia imbas indeksi dolar AS melemah di level 99,65 pada siang tadi. Penyebabnya, bilang dia, adalah rilis data inflasi di Amerika Serikat sesuai ekspetasi turun dari 3 persen menjadi 2,5 persen.
"Sehingga ada kemungkinan besar Bank Sentral Amerika itu akan menurunkan suku bunga dalam tahun ini lebih dari 3 kali. Bahkan ada pengamat yang mengatakan ada kemungkinan besar penurunan suku bunga akan jorjoran, yaitu di atas 1 persen," ucap dia.
"Nah kemarin pun juga Bank Sentral Negara Bagian, pejabatnya pun juga memberikan satu testimoni bahwa untuk mengimbangi perang dagang, Bank Sentral Amerika harus menurunkan suku bunga. Kapan menurunkan suku bunga? Nah itu nanti dilihat dari pertemuan di bulan April ini, Bank Sentral Amerika akan melakukan pertemuan dengan pejabat Bank Sentral Amerika," sambung Ibrahim.
Selain itu, Dia melihat bahwa perang dagang antara Amerika dan China ini memberikan efek yang cukup luar biasa. Bahkan kekinian, China juga terus melakukan perlawanan, terutama adalah menahan untuk barang-barang impor dari Amerika, terutama adalah pesawat Boeing.
"Yang kita tahu bahwa itu cukup luar biasa. Kemudian berpengaruh terhadap saham-saham teknologi. Teknologi berguguran," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
BTN Ubah Strategi, Tak Lagi Sekadar Bank KPR tapi Jadi Penyedia Solusi Finansial
-
6.859 Masjid di Pantura Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Lebaran 2026
-
Rincian Sanksi Berat NH Korindo Terkait Pelanggaran IPO POSA
-
Denda dan Larangan Seumur Hidup: Sanksi OJK untuk Saham POSA dan Benny Tjokrosaputro
-
Purbaya Pamer ke Prabowo RI Bisa Tangani Kenaikan Harga Minyak Sejak 2007 hingga Covid-19
-
Purbaya Pamer Efek Suntikan Dana Rp 200 T ke Prabowo, Klaim Ekonomi Tumbuh
-
Harga Emas Antam Sepekan: Terakumulasi Anjlok Hampir Rp100 Ribu
-
Purbaya Janjikan Bonus ke Pegawai Kemenkeu Jika Tax Ratio Capai 11%, Minta Langsung ke Prabowo
-
Sempat Diancam Bubar, Purbaya Curhat Prabowo Mulai Puas dengan Kinerja Bea Cukai
-
Purbaya Lapor Prabowo Buktikan Investor Asing Masih Percaya RI