Suara.com - Penguatan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian negara sangatlah penting. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan ekosistem UMKM yang berkelanjutan.
Hal ini sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Asta Cita, yang menekankan pentingnya peran UMKM dalam menggerakkan ekonomi nasional.
Suri Nusantara Jaya (SNJ), sebagai perusahaan asli karya anak bangsa dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri pangan, berkomitmen mendukung perkembangan UMKM. Sebagai bentuk dukungan nyata, PT SNJ meluncurkan Mitra Retail Suri (MRS) Community di Toko Daging Nusantara, Tebet, Jakarta Selatan.
“MRS Community merupakan komitmen SNJ untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia,” ujar Eko Suhendro, Direktur Operasional PT SNJ, dalam keterangan tertulisnya, ditulis Senin (28/4/2025).
Eko menjelaskan bahwa MRS Community bukan sekadar sebuah komunitas, melainkan sebuah ekosistem yang memungkinkan para pelaku UMKM untuk berkembang bersama, saling belajar, dan meningkatkan keterampilan bisnis mereka.
“Kami ingin menciptakan ruang kolaboratif di mana wirausahawan dapat berbagi praktik terbaik, menjalin koneksi, serta mendapatkan berbagai manfaat seperti pelatihan, program loyalitas, dan akses permodalan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Eko menyatakan bahwa MRS Community diharapkan menjadi rumah kedua bagi pelaku UMKM, tempat di mana mereka merasa didukung, dihargai, dan dapat tumbuh bersama.
Komitmen SNJ dalam membangun UMKM ini sejalan dengan misi besar perusahaan untuk memperkuat jaringan distribusi makanan yang kuat di seluruh Indonesia.
“Kami percaya bahwa penguatan sektor mikro akan menjadi fondasi yang penting dalam membentuk jaringan distribusi yang kokoh, inklusif, dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Baca Juga: Kartini Berkarya Lindungi Alam, UMKM Dara Baro Buktikan Limbah Sisa Kain Mampu Mendunia
Eko optimis, dengan semangat gotong royong, integritas, kemandirian, dan kreativitas, MRS Community akan memberikan dampak positif yang luas bagi perkembangan usaha kecil di Indonesia.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung inisiatif ini. Mari bersama-sama wujudkan UMKM Indonesia yang lebih kuat, tangguh, dan siap bersaing,” tutup Eko.
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting dalam perekonomian Indonesia. Kontribusinya sangat signifikan, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, hingga pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
UMKM juga berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, terutama saat terjadi krisis. Keberadaan UMKM sangat fleksibel dan adaptif terhadap perubahan pasar.
Mereka mampu menyesuaikan diri dengan cepat terhadap tren baru dan permintaan konsumen yang dinamis.
Selain itu, UMKM juga memiliki peran strategis dalam melestarikan budaya dan tradisi lokal melalui produk-produk unik yang dihasilkan.
Namun, UMKM juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses terhadap modal, teknologi, dan pasar.
Persaingan yang ketat dengan perusahaan besar serta regulasi yang terkadang memberatkan juga menjadi hambatan bagi pertumbuhan UMKM.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga keuangan, hingga masyarakat.
Pemerintah perlu menciptakan kebijakan yang kondusif bagi pengembangan UMKM, seperti memberikan kemudahan dalam perizinan, akses permodalan, pelatihan, dan pendampingan.
Lembaga keuangan juga perlu berperan aktif dalam memberikan pembiayaan yang terjangkau bagi UMKM.
Selain itu, penting juga untuk meningkatkan literasi keuangan dan digital bagi para pelaku UMKM agar mereka mampu mengelola bisnisnya secara lebih profesional dan efisien.
Masyarakat juga dapat berkontribusi dengan membeli produk-produk UMKM lokal. Dengan mendukung UMKM, kita turut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan perekonomian Indonesia. Investasi pada UMKM adalah investasi pada masa depan bangsa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek