Suara.com - Sudah menjadi rahasia umum jika pinjaman online atau pinjol bisa mencairkan dana besar secara instan. Tak heran jika pinjol sering dijadikan jalan keluar bagi yang kepepet membutuhkan dana. Berikut adalah 10 rekomendasi pinjol dengan plafon terbesar.
1. Akulaku
Akulaku merupakan pinjol yang menawarkan pinjaman dengan plafon hingga Rp10 juta untuk pinjaman pertama.
2. Tunaiku
Sama seperti Akulaku, Tunaiku juga menawarkan limit pinjaman Rp10 juta. Bunga terendah mulai 1 persen setiap bulan.
3. Kredivo
Kredivo menawarkan limit pinjaman cukup tinggi. Plafon maksimal mencapai Rp30 juta dengan tenor sesuai kemampuan debitur.
4. Indodana
Indodana menawarkan pinjaman dengan plafon terbesar Rp12 juta. Suku bunganya pun kompetitif.
Baca Juga: Daftar Serum Viva yang Doktif Approved: Anti Overclaim buat Wajah Glowing
5. Kredit Pintar
Tak mau kalah bersaing di jajaran pinjol, Kredit Pintar hadir dengan layanan kredit hingga Rp12 juta. Suku bunga dimulai 0,1 persen.
6. Ada Kami
Ada Kami merupakan salah satu pinjol dengan penawaran pinjaman di Indonesia. Jumlahnya bisa sampai Rp80 juta dengan bunga sekitar 3 persen per bulan.
7. JULO
Tak mau kalah, JULO juga menawarkan pinjaman dengan limit mencapai Rp50 juta. Bunganya dimulai 4 persen per bulan.
8. EasyCash
Di EasyCash Anda bisa mendapatkan dana dengan mudah. Jumlahnya mencapai Rp80 juta.
9. AdaPundi
AdaPundi menawarkan jumlah fantastis dalam pemberian pinjaman. Di aplikasi ini jumlah maksimal pinjaman bisa mencapai Rp100 juta.
10. Rupiah Cepat
Rupiah Cepat menawarkan pencairan dana secara cepat. Kabarnya aplikasi ini menawarkan jumlah pinjaman hingga Rp50 juta.
Terlanjur Terjerat Pinjol Ilegal
Kendati jumlah pinjaman tampak menggiurkan, Anda tetap harus berhati – hati pada pinjol. Jika terlanjur terjebak dengan pinjol ilegal, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memiliki sejumlah tips yang bisa dilakukan.
1. Segera lunasi
Jika Anda saat ini sudah terlanjut terjerat pinjol ilegal, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah segera melunasinya. Lebih cepat lunas, akan lebih baik, mengingat bebannya akan semakin berat jika sampai Anda menundanya.
2. Laporkan ke Satgas Waspada Investasi dan Kepolisian
Laporkan aplikasi pinjol ilegal yang Anda temukan kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini Satgas Waspada Investasi, Kominfo, dan Kepolisian. Untuk melapor kepada SWI, Anda cukup mengirimkan surat elektronik ke alamat waspadainvestasi@ojk.go.id, atau bisa datang ke kantor OJK langsung.
3. Ajukan keringanan
Jika memang melunasi pinjaman dana terlalu berat bagi Anda, Anda dapat mencoba untuk melakukan negosiasi dengan pihak pemberi pinjaman.
Anda dapat meminta keringanan, misalnya saja tenor yang diperpanjang, keringanan pelunasan pinjaman pokok dulu dan bunga belakangan, dan berbagai bentuk dispensasi lainnya.
4. Jangan gali lubang tutup lubang
Hindarilah meminjam dana untuk membayar utang yang lain. Dengan kata lain, gali lubang tutup lubang. Pasalnya, dengan gali lubang tutup lubang pinjol ilegal, Anda justru tak sadar bahwa lubang baru yang Anda gali justru akan semakin membesar, dan akhirnya dapat membuat Anda celaka.
Jangan buat utang baru, selama Anda masih kesulitan membayar utang sebelumnya. Hal inilah yang sering dilakukan oleh kebanyakan korban pinjol ilegal.
5. Ambil tindakan
Jika sudah terlanjur terjerat pinjol ilegal, yang kemudian mengintimidasi Anda—bahkan ketika pinjaman juga sudah dikembalikan, maka inilah yang harus segera Anda lakukan:
Blokir nomor yang menghubungi Anda. Simpan semua bukti pelunasan yang sudah dilakukan, dan laporkan kepada pihak yang berwenang, seperti yang sudah dijelaskan di poin kedua di atas.
Infokan pada setiap kontak yang tersimpan dalam handphone Anda, untuk mengabaikan setiap pesan pinjol yang ‘mampir’ ke nomor mereka. Bahkan minta kontak Anda untuk memblokir nomor yang bersangkutan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Risiko Sengaja Melakukan Galbay atau Gagal Bayar Pinjol, Ini Ancaman Hukumannya
-
Dana Pinjol Asetku Cair Cepat, Ini Plafon dan Syarat Pengajuan Tahun 2025
-
Cara Mencairkan Uang Pinjol AdaKami ke Dompet Digital DANA
-
Daftar 100 Pinjol Ilegal Terbaru Mei 2025 Dirilis OJK, Cek Sebelum Terjerat
-
5 Rekomendasi Lipstik Matte yang Tidak Bikin Bibir Kering, Hasilnya Tahan Lama
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri