PT PP Presisi Tbk. (PPRE), emiten jasa pertambangan dan kontruksi alat berat mengedepankan transformasi hingga keberlanjutan dalam menjalankan bisnisnya.
Suara.com - Dalam momen Hari ulang tahun yang ke-21 sebagai perusahaan juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, integritas, dan kepedulian sosial yang telah menjadi bagian dari budaya perusahaan.
Direktur Utama PPRE, Arzan mengatakan, momen ini jadi langkah penting bagi perseroan untuk terus memperkuat eksistensi dan kontribusi perusahaan, baik dalam aspek bisnis maupun sosial.
"Ini bukan hanya perayaan usia, tetapi juga bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh insan PPRE dan dukungan para pemangku kepentingan," ujarnya di Jakarta, Jumat (16/5/2025).
Menurut dia, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian finansial, tetapi juga dari sejauh mana persoran mampu memberi dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan bersama.
"Kami berkomitmen untuk terus bertumbuh dengan menjunjung tinggi profesionalisme, inovasi, dan nilai-nilai kemanusiaan," imbuh dia.
Peringatan ulang tahun ini menjadi pengingat akan perjalanan panjang yang telah dilalui PPRE, sekaligus penanda optimisme dan kesiapan perusahaan dalam menyongsong masa depan dengan semangat transformasi, kolaborasi, dan keberlanjutan.
Adapun, dalam rangka memperingati dua dekade lebih kiprah perusahaan, PPRE turut menyelenggarakan serangkaian kegiatan sosial sebagai bentuk kontribusi dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan tersebut meliputi penyerahan bantuan pendidikan kepada anak-anak pegawai sebagai dukungan terhadap masa depan generasi penerus, pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa, serta pelaksanaan donor darah yang melibatkan seluruh pegawai dari keluarga besar PT PP.
Baca Juga: Emiten BELI Andalkan Strategi Program Afiliasi untuk Dongkrak Penjualan
Seluruh kegiatan ini menjadi refleksi dari komitmen PPRE dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan secara nyata dan berkelanjutan.
Untuk diketahui, PPTR menyediakan jasa konstruksi secara terintegrasi meliputi mining services, civil work, dan heavy equipment rental, yang memberikan value added kepada para konsumen.
Perseroan menerapkan business excellence, meliputi penerapan ERP-SAP, ISO 9001:2015, Management Quality, ISO 14001:2007 Environmental Management System, serta OHSAS 18001:2015 Occupational Health and Safety, Equipment & Fleet Management, Project Management, Safety, Health & Environment, dan Quick Response Unit.
Raih Nilai Kontrak Baru
PPRE berhasil mencatatkan perolehan kontrak baru pada 2024 sebesar Rp6,8 triliun. Capaian ini meningkat secara year-on-year (YoY), di mana perolehan kontrak baru meningkat sebesar 1,49 persen dibandingkan 2023 sebesar Rp6,7 triliun.
PPRE juga menargetkan pertumbuhan kontrak baru pada lini pertambangan pada tahun-tahun berikutnya serta membuka peluang kerja sama dengan perusahaan lain dalam lini bisnis pertambangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara