Suara.com - Langkah inovatif kembali mewarnai industri tembakau alternatif. IQOS, produk tembakau yang dipanaskan besutan Philip Morris International (PMI), baru-baru ini mengumumkan kolaborasi strategis dengan merek desain ikonis asal Italia, Seletti.
Inisiatif ini terwujud melalui instalasi bertajuk “Curious X: Sensorium Piazza” yang dipamerkan di Opificio 31, Tortona Rocks.
Kolaborasi ini mengindikasikan upaya PMI untuk terus mendiversifikasi strategi pemasarannya di luar pendekatan konvensional produk tembakau. IQOS berupaya menjangkau segmen konsumen yang lebih luas, termasuk mereka yang menghargai estetika dan gaya hidup modern.
Langkah ini juga dapat dilihat sebagai taktik untuk meningkatkan brand equity IQOS, mengasosiasikannya dengan nilai-nilai kreativitas, inovasi, dan desain Italia yang diakui secara global.
"Rasa ingin tahu yang terus hidup di IQOS adalah daya dorong utama kami untuk terus mengembangkan alternatif bebas asap yang lebih baik dibandingkan terus merokok,” ujar Stefano Volpetti, Presiden Produk Bebas Asap & Chief Consumer Officer (CCO) PMI dikutip Selasa (20/5/2025).
Dengan memadukan elemen fisik dan digital, serta seni dan teknologi, IQOS dan Seletti menciptakan ruang interaksi yang unik. Hal ini dapat diinterpretasikan sebagai investasi dalam membangun customer engagement yang lebih mendalam, memanfaatkan pengalaman sebagai alat pemasaran yang kuat.
Penting untuk dicatat bahwa langkah ini dilakukan di tengah upaya global PMI untuk mendorong visi "masa depan bebas asap" dan pertumbuhan signifikan pengguna IQOS yang telah mencapai lebih dari 32 juta secara global.
Kolaborasi dengan Seletti dapat dilihat sebagai bagian dari strategi yang lebih besar untuk memposisikan IQOS sebagai alternatif yang lebih menarik dan relevan dibandingkan rokok konvensional, tidak hanya dari segi kesehatan (klaim "bebas asap") tetapi juga dari aspek gaya hidup dan desain.
Peluncuran platform pengalaman baru IQOS Curious X juga menjadi sinyal penting. Platform ini dirancang untuk memberikan pengalaman inspiratif kepada komunitas pengguna dewasa IQOS, dengan menempatkan rasa ingin tahu sebagai motor penggerak inovasi.
Baca Juga: Prabowo Fokus Deregulasi yang Hambat Daya Saing Industri Padat Karya
Kemitraan dengan Seletti, yang telah berkiprah sejak 1964 dengan fokus pada desain inovatif dan keunggulan kreatif Italia, memberikan legitimasi dan daya tarik tambahan bagi IQOS. Pernyataan Stefano Volpetti dari PMI dan Stefano Seletti sendiri menyoroti kesamaan visi dalam mendorong kreativitas dan inovasi di luar batasan konvensional.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan dan berbagai lembaga penelitian, rokok masih menjadi penyebab utama berbagai penyakit tidak menular seperti kanker paru, penyakit jantung, stroke dan penyakit lainnya. Produk tembakau alternatif disebut memiliki potensi risiko yang lebih rendah karena tidak melalui proses pembakaran yang menghasilkan Tar dan zat-zat karsinogenik. Namun, tanpa edukasi yang benar, masyarakat bisa salah memahami tujuan dan cara penggunaannya.
Disisi lain sampai saat ini ada 6 juta user (pengguna) rokok elektrik di Indonesia dan sudah membuka 200 ribu lapangan pekerjaan baru.
Philip Morris International Inc. (PMI) sendiri adalah sebuah perusahaan tembakau multinasional asal Amerika Serikat yang menjual produknya di lebih dari 180 negara. Produk paling terkenal dari perusahaan ini adalah Marlboro.[4] Philip Morris International pun kerap disebut sebagai salah satu perusahaan yang masuk dalam Tembakau Besar.
Kantor pusat resmi dari perusahaan ini terletak di Stamford, Connecticut, tetapi perusahaan ini tidak beroperasi di Amerika Serikat. Philip Morris USA, anak usaha dari Altria, pun memegang merek Philip Morris di sana. Kantor pusat operasional dari perusahaan ini terletak di Lausanne, Swiss. Perusahaan ini mempekerjakan lebih dari 1.500 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah