Suara.com - Perombakan kabinet Merah Putih atau reshuffle kembali santer bisa kembali terjadi. Terutama, banyak Menteri-menteri yang bergelut di sektor ekonomi diisukan diganti.
Berdasarkan informasi dari sumber Suara.com, setidaknya nama-nama seperti Airlangga Hartarto dan Erick Thohir terlempar dari kursi menteri.
Bahkan, Sumber itu mengatakan, Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) akan menggeser Airlangga dari jabatan Menteri Bidang Perekonomian.
Sementara, Erick Thohir terlempar dari kabinet sebagai Menteri BUMN, di tengah adanya kebijakan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara alias BPI Danantara), yang menginstruksikan para Badan Usaha Milik Negara untuk menunda rapat umum pemegang saham (RUPS).
Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara menilai, sebenarnya fungsi Kementerian BUMN telah gugur dengan adanya Danantara.
Karenanya, Bhima menilai Kementerian BUMN bisa dibubarkan.
"Dengan kewenangan Kementerian BUMN sudah diambil alih Danantara harusnya tidak perlu lagi ada Kementerian BUMN. Bisa dibubarkan saja Kementerian BUMN sepaket dengan dicopotnya Erick Thohir," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Rabu (21/5/2025).
Namun, Bhima menilai, Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) belum memiliki kapabilitas menggeser Airlangga Hartarto dari kursi Menko Perokonomian.
Hal ini dilihatnya, dari rekam jejak Agus yang belum bisa membereskan di sektor industri.
Baca Juga: Sebut Prabowo Tak Bisa Dikerjai Menteri, Habiburokhman: Beliau Punya Indera Keenam
"Soal AGK masih belum bisa menyelesaikan masalah deindustrialisasi prematur ya, justru manufaktur kita kan sedang tertekan kalah saing baik manufaktur berorientasi ekspor dan bersaing dengan barang impor," ucap dia.
Bhima pun menyarankan tiga kriteria sosok yang cocok untuk menjabat sebagai Menko Perokonomian.
Pertama, sosoknya harus bebas dari kepentingan partai politik, lebih berlatar belakang birokrat karier, akademisi atau profesional
"Kedua, punya integritas tinggi, tidak punya masalah korupsi sebelumnya. Terakhir ketiga, mampu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan kementerian teknis lainnya. Airlangga gagal dalam menjalankan koordinasi sehingga kebijakan ekonomi berjalan sendiri-sendiri," kata dia.
Meski demikian, seorang sumber Suara.com lainnya yang mengetahui adanya rencana resuffle ini justru mengatakan posisi Airlangga Hartarto masih aman alias belum akan digantikan.
Ini dikarenakan Prabowo kata dia, disebut masih mau Airlangga berada di posinya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat
-
Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?
-
Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!
-
Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking
-
IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa
-
Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri