Suara.com - PIK 2 kini semakin mudah diakses. Trayek baru Transjabodetabek T31 yang menghubungkan kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) dengan Blok M resmi diluncurkan, Kamis (22/5/2025). Kehadiran rute ini disambut antusias oleh berbagai pihak, termasuk pengelola kawasan.
Corporate Secretary & Investor Relations PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), Christy Grassela, menyebut moda transportasi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat potensi wisata dan mobilitas di wilayah utara Jakarta.
“Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta, Pak Pramono Anung, dan jajaran Pemprov Banten. Ini bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap hal-hal mendasar seperti transportasi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Christy dikutip Jumat (23/5/2025).
Trayek T31 dinilai efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan. Selain mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, jalur ini juga memberikan alternatif perjalanan yang nyaman bagi wisatawan maupun pekerja di kawasan PIK 2.
Christy menilai pembukaan rute ini sebagai tonggak penting dalam pengembangan PIK 2 sebagai kota mandiri modern. Ke depan, pihaknya akan terus mendorong solusi transportasi yang lebih luas dan terkoneksi.
“Hari ini baru langkah awal. Ke depan, kami akan terus mengeksplor solusi transportasi umum yang lebih luas dan efisien, termasuk memanfaatkan akses Tol Kataraja sebagai penghubung strategis antara Jakarta dan Banten,” jelasnya.
Dengan lokasi strategis yang dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PIK 2 juga disebut berpotensi menjadi kawasan “transit city” bagi wisatawan sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia.
“PIK 2 punya posisi yang sangat strategis. Wisatawan bisa singgah di sini sebelum melanjutkan ke daerah lain di Jawa Barat, Jawa Tengah, atau bahkan Jawa Timur,” terang Christy.
Ia juga menyampaikan bahwa lonjakan jumlah pengunjung ke PIK 2 semakin tinggi, terutama pada akhir pekan. Hal ini memperkuat keyakinan akan pentingnya penguatan aksesibilitas kawasan.
Baca Juga: Terpincut, Pramono Klaim Hampir Semua Kepala Daerah Jabar Minati Transjabodetabek
“Antusiasme masyarakat sangat besar, dan kalau terus meningkat, kami yakin Trans Jabodetabek akan menambah rute atau frekuensi. Ini akan sangat membantu semua pihak yang berkepentingan di PIK 2, dari warga, pekerja, hingga wisatawan,” tutupnya.
Kehadiran trayek T31 menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam menciptakan kawasan yang terhubung, inklusif, dan berorientasi masa depan.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi Banten resmi meluncurkan rute baru TransJabodetabek yang menghubungkan Blok M Jakarta Selatan dengan kawasan PIK 2 di Kabupaten Tangerang. Trayek baru memiliki waktu tempuh 180 menit.
"Jarak tempuhnya 72,8 km, waktunya kalau normal peak hour sekitar 180 menit, kalau lagi ini sekitar 165. Jadi 165 menit sampai dengan 180 menit. Sudah kita survei," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (22/5/2025).
Pramono menjelaskan trayek ini dibuka untuk menjawab tingginya mobilitas masyarakat ke dan dari kawasan Pantai Indah Kapuk. Pramono mengatakan data per April 2025 jumlah mobilisasi ke PIK hingga 1,4 juta orang.
"Ini menunjukkan potensi besar yang harus direspons dengan layanan transportasi publik yang memadai," ujarnya.
Trayek T31 ini akan berhenti di 24 titik pemberhentian, terdiri atas 11 halte di wilayah Jakarta dan 13 di wilayah Banten. Sebanyak 20 unit bus akan dioperasikan di jalur ini.
Untuk menarik minat pengguna, tarif yang diberlakukan cukup terjangkau. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyampaikan bahwa tarif berlaku Rp 2.000 pada pukul 05.00-07.00 WIB dan Rp 3.500 pada pukul 07.00-22.00 WIB, sama seperti trayek TransJabodetabek lainnya, seperti Alam Sutera-Blok M dan Vida Bekasi-Cawang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
-
AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal