Suara.com - Kini, para pecinta kuliner tak perlu lagi bingung saat ingin mencari referensi makanan lezat, mulai dari sajian legendaris yang telah melegenda hingga jajanan tersembunyi yang belum banyak diketahui publik. ShopeeFood, melalui program spesial bertajuk "Kuliner Pilihan Lokal", menghadirkan solusi menarik bagi siapa saja yang ingin menjelajahi kekayaan rasa dari berbagai daerah di Indonesia.
Bekerja sama dengan konten kreator kuliner ternama, Gina Angelia, program ini menyajikan beragam rekomendasi kuliner autentik dari kota-kota berbeda, lengkap dengan cerita unik di balik setiap hidangan yang diulas. Tidak hanya menyuguhkan informasi seputar makanan, program ini juga menjadi panggung untuk memperkenalkan kisah-kisah inspiratif dari para pelaku UMKM kuliner lokal.
Dengan begitu, kita dapat menyaksikan bagaimana para pengusaha kecil berhasil memaksimalkan fitur-fitur unggulan dan berbagai program promosi yang ditawarkan oleh ShopeeFood untuk mengembangkan bisnis mereka secara digital. Dari peningkatan jangkauan pelanggan hingga pertumbuhan pesanan yang signifikan, kisah mereka menjadi bukti nyata bahwa platform digital dapat menjadi sarana yang sangat efektif dalam mendorong pertumbuhan UMKM di era modern. Berikut kisah inspiraritfnya:
Ayam Goreng Buni: Cita Rasa Renyah yang Terjaga Lewat Warisan Keluarga
Ayam Goreng Buni merupakan salah satu bisnis kuliner lintas generasi yang telah hadir sejak tahun 1958. Didirikan oleh sepasang suami istri, Suheli dan Iing, usaha yang berada di Jalan Buni, Mangga Besar, ini telah bertahan lebih dari enam dekade dan kini dikelola oleh anak mereka yaitu Andre dan Endri Suheli.
Meski menghadapi tantangan zaman serta persaingan banyaknya ragam menu ayam goreng yang tersedia di pasaran, Ayam Goreng Buni tetap konsisten menjaga keaslian rasa dan resep. Salah satu keunikan utamanya terletak pada kremes khas yang dibuat dari campuran rempah-rempah pilihan. Awalnya hanya menyajikan ayam goreng dan nasi uduk, kini menunya berkembang menjadi lebih beragam seperti semur dan jengkol. Demi menjaga kualitas, Ayam Goreng Buni masih memusatkan penjualan pada outlet di Mangga Besar, dan berhasil menjadi kuliner ayam goreng legendaris yang terkenal di Jakarta.
“Sejak bergabung dengan ShopeeFood di awal tahun 2021, kami merasakan dampak positif dalam pertumbuhan bisnis dari Ayam Goreng Buni. Fitur promosi dari ShopeeFood sangat mudah digunakan dan berdampak baik pada penjualan. Kami mendapatkan semakin banyak pesanan semenjak aktif menggunakan fitur diskon dan voucher di ShopeeFood.” papar Endri Suheli, yang sekarang menjadi Pemilik Ayam Goreng Buni. Tak hanya fokus pada pertumbuhan internal, Ayam Goreng Buni juga turut memberdayakan masyarakat sekitar untuk mendukung operasional sehari-hari. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bagaimana pelaku UMKM dapat berkembang secara digital sekaligus mempertahankan nilai-nilai lokal yang autentik.
Transisi dan Adaptasi Nasi Goreng Kebuli Apjay: Kiat Sukses Menghadapi Tantangan Zaman
Senada dengan Ayam Goreng Buni, Nasi Goreng Kebuli Kambing Apjay juga konsisten beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui digitalisasi usaha lewat ShopeeFood sejak tahun 2021. Pertama kali hadir pada 2009, Nasi Goreng Kebuli Apjay tumbuh dari resep keluarga yang dipelopori oleh Pak Irpan dan kini diteruskan oleh generasi kedua, yakni Saddam Khusyain sebagai penerus.
Baca Juga: Menghabiskan Libur Tahun Sambil Wisata Kuliner di Toko Es Krim Legendaris di Jakarta
Berlokasi di area Apotik Jaya, Panglima Polim, Jakarta Selatan, kedai ini telah menjadi destinasi kuliner favorit di kalangan anak muda Jakarta Selatan. Semula dikenal dengan menu bakmi Jogja, Apjay kini menjadikan nasi goreng kebuli sebagai andalan berkat respons pasar yang luar biasa.
Cita rasa khas Nasi Goreng Kebuli Kambing Apjay terletak pada bumbu kebuli yang dimasak menggunakan tungku dan arang, bukan kompor, menghasilkan aroma dan rasa daging kambing yang lebih bersih tanpa bau prengus. “Sekarang, Nasi Kebuli Kambing Apjay telah memiliki lima cabang di Jakarta, bisnis kami berhasil tumbuh pesat setelah bergabung dengan ShopeeFood. Alhamdulillah, usaha kami mengalami peningkatan omzet dan bisa membuka lebih banyak lapangan kerja.” tutur Saddam. Fitur seperti Flash Sale dinilai efektif menarik pelanggan, dan ia berharap ShopeeFood terus menghadirkan promo serta inovasi layanan demi mendukung pertumbuhan UMKM kuliner yang adaptif dan berkelanjutan.
‘Blusukan’ ke Cengkareng: Menyapa Pangsit Goreng Lek Gino, Jajanan Andalan Warga
Selain kedua UMKM di atas, ShopeeFood juga mengunjungi Pangsit Goreng Lek Gino, yang berkembang dari upaya diversifikasi produk. Berawal dari berjualan sepulang kerja restoran dan mengelola katering, Lek Gino mulai menjual pangsit goreng sekitar tahun 2009—yang kini telah viral dan dikenal luas, terutama sejak masa awal pandemi.
“Awalnya saya hanya menjual mie ayam dengan pangsit sebagai pelengkap, justru antusiasme pelanggan terhadap pangsit goreng bikin saya pengen jadiin pangsit goreng menu utama dan membangun bisnis mandiri. Setelah saya mengembangkan usaha pangsit, ternyata pengunjung yang berdatangan semakin beragam dan laris, termasuk lewat online di ShopeeFood,” jelas Sugino, pemilik Pangsit Goreng Lek Gino.
Berlokasi di Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Pangsit Goreng Lek Gino dikenal dengan kualitas kulit pangsit buatan sendiri yang membedakannya dari produk serupa yang ada di pasaran. Sejak bergabung dengan ShopeeFood, ia aktif menggunakan berbagai promo untuk menjangkau pelanggan baru. “Kunci sukses kuliner adalah mengikuti selera pasar tanpa mengorbankan keaslian rasa,” tandasnya.
Sejak diluncurkan pada tahun 2021, ShopeeFood secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan pelaku UMKM di sektor kuliner di Indonesia. Melalui berbagai kemudahan, promo menarik, dan inovasi berbasis teknologi yang terus dikembangkan, ShopeeFood telah menjadi mitra strategis yang dapat diandalkan oleh para pengusaha lokal untuk memperluas jangkauan pasar mereka.
Sebagai bagian dari ekosistem digital yang inklusif, ShopeeFood terus berupaya menghadirkan fitur-fitur unggulan dan solusi yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha, demi mendukung kemajuan bisnis kuliner secara berkelanjutan. Seluruh upaya ini sejalan dengan misi besar #ShopeeAdaUntukSemua, yang bertujuan menjangkau dan memberdayakan lebih banyak pelaku usaha, termasuk mereka yang selama ini belum tersentuh secara maksimal oleh layanan digital. ***
Berita Terkait
-
NARA Coffee, Rekomendasi Kafe Hidden Gem ala Ghibli di Malang
-
Dari Sate Pak Kempleng Hingga KRB Cafe, Ini 5 Wisata Kuliner Hits di Boyolali
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
150 Juta Orang Diprediksi Berwisata Saat Lebaran 2025, Kuliner Jadi Magnet Utama
-
Pengalaman Lari Unik Melintasi Hidden Gem di Jakarta
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah
-
Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah
-
Indonesia Tak Bisa Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini, Airlangga Bongkar Alasannya
-
Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana
-
Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi
-
Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027
-
Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana
-
Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi
-
Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana