Suara.com - KAI Properti, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) membangun infrastruktur pendukung operasional kereta api dengan menyelesaikan pembangunan Kantor Depo Lokomotif Semarang Poncol pada beberapa bulan yang lalu.
Kantor ini dibangun untuk menunjang kinerja teknisi dan staf operasional di lingkungan Depo Lokomotif Semarang Poncol, wilayah Daop 4 Semarang.
Berbeda dari bangunan sebelumnya, kantor baru yang di bangun di atas lahan KAI seluas 1.100 meter persegi ini didesain dengan konsep modern, fungsional, dan humanis—menghadirkan suasana kerja yang lebih representatif dan mendukung produktivitas.
Fasilitas ini menjadi bagian penting dari ekosistem kerja para teknisi dan manajemen pemeliharaan lokomotif.
Plt Sekretaris Perusahaan KAI Properti, Ramdhani Subagja, menyatakan bahwa pembangunan kantor ini merupakan bentuk dukungan terhadap KAI sebagai induk perusahaan, terutama dalam hal penyediaan fasilitas kerja yang layak dan selaras dengan standar keselamatan serta kenyamanan kerja.
“KAI Properti membangun kantor ini dengan semangat menghadirkan ruang kerja yang tidak hanya secara fungsi, tetapi juga membangkitkan semangat profesionalisme dan kebanggaan pegawai,” ujar Bagja.
Pembangunan kantor ini berlangsung dalam waktu yang terukur dan mengikuti standar mutu konstruksi yang telah ditetapkan oleh KAI Properti, termasuk aspek keselamatan kerja selama proses pembangunan.
Dengan selesainya pembangunan Kantor Depo Lokomotif Semarang Poncol, KAI Properti menegaskan perannya sebagai mitra strategis KAI dalam membangun infrastruktur tidak hanya di sektor komersial, tetapi juga mendukung kegiatan teknis-operasional yang menjadi tulang punggung layanan kereta api nasional.
KAI Properti akan terus melanjutkan proyek-proyek serupa di berbagai wilayah guna mendukung transformasi layanan perkeretaapian Indonesia yang semakin profesional.
Baca Juga: KAI Logistik Angkut 959.139 Ton Kontainer Hingga Mei 2025
PT KAI Properti adalah anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang pengembangan dan pengelolaan aset properti milik KAI. Didirikan sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha, KAI Properti memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan aset non-operasional KAI yang tersebar di berbagai wilayah, terutama di sekitar stasiun dan jalur kereta api.
Salah satu fokus utama KAI Properti adalah mengembangkan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD), yaitu konsep pembangunan kawasan terpadu yang mengutamakan konektivitas dan aksesibilitas terhadap moda transportasi massal. Dengan pendekatan ini, KAI Properti berupaya menciptakan lingkungan urban yang efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan masyarakat.
Berbagai proyek strategis telah digarap, seperti pengembangan kawasan komersial di sekitar Stasiun Bandung, revitalisasi kawasan Stasiun Manggarai sebagai pusat transit nasional, hingga pengelolaan area bisnis dan parkir di stasiun besar seperti Gambir, Pasar Senen, dan Surabaya Gubeng. KAI Properti juga turut menyediakan ruang usaha bagi UMKM serta ruang iklan luar ruang di lingkungan stasiun untuk meningkatkan produktivitas ekonomi lokal.
Di samping proyek pembangunan, KAI Properti juga memiliki lini bisnis jasa properti lainnya, seperti manajemen gedung, penyewaan lahan, dan pengelolaan ruang usaha. Dengan portofolio bisnis yang terus berkembang, perusahaan ini menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kontribusi pendapatan non-tiket bagi KAI Group.
Dalam menjalankan operasionalnya, KAI Properti berkomitmen pada prinsip Good Corporate Governance (GCG), serta menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan keberlanjutan. Perusahaan ini juga terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, baik dari sektor swasta maupun pemerintah, untuk mempercepat realisasi proyek-proyek bernilai tinggi.
Kehadiran KAI Properti menjadi elemen penting dalam mewujudkan transformasi kawasan perkotaan yang lebih teratur dan modern. Melalui pengembangan properti yang terintegrasi dengan transportasi publik, KAI Properti turut mendukung terciptanya kota-kota yang ramah lingkungan, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026
-
Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026
-
Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global
-
Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'
-
Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian
-
Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana
-
IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen
-
Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah
-
Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun