Suara.com - Presiden Prabowo menekankan sumber daya alam (SDA) di Indonesia harus dimanfaatkan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia. Dia meminta, pengelolaan sumber SDA itu harus lebih optimal.
"Kita patut bersyukur karena Indonesia memiliki sumber energi yang luar biasa, termasuk energi terbarukan. Tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik," ujar Prabowo seperti dikutip, Senin (30/6/2025).
Menurut Prabowo, transisi energi yang saat ini sedang dijalankan bukan sekadar upaya menuju kemandirian energi nasional, tetapi juga langkah strategis untuk menciptakan efisiensi biaya, menjaga keberlanjutan lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Peresmian PLTP ini adalah bukti nyata bahwa Indonesia sedang menuju kemandirian energi. Kita harus berdiri di atas kaki sendiri, dan mampu menyediakan energi untuk rakyat secara efisien dan ekonomis,” tegas dia.
Mantan Menteri Pertahanan ini juga menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan sektor energi akan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan masa depan Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan sejahtera.
Sementara, Bupati Solok Selatan Khairunas melaporkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh Tahap I di Solok Selatan, Provinsi Sumatra Barat, berkontribusi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 30 miliar.
"Proyek PLTP tersebut membawa dampak signifikan bagi daerah. Selain memperkuat sistem ketenagalistrikan, keberadaan PLTP juga berkontribusi terhadap PAD hingga Rp30 miliar per tahun pada tahap awal. Kami mohon dukungan Bapak Presiden untuk kelanjutan tahap ketiga pada 2030," jelas dia.
Khairunas menjelaskan potensi panas bumi di PLTP tersebut sebesar 310 megawatt (MW). "Tahap pertama sebesar 36 MW telah beroperasi, tahap kedua sebesar 80 MW sedang berjalan," kata dia.
Kharinas melanjutkan, proyek panas bumi ini telah menyerap tenaga kerja lokal secara signifikan. "Sebanyak 87 persenpekerja merupakan putra daerah dari Solok Selatan. Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami," beber dia.
Baca Juga: Anggaran Subsidi Listrik Diperkirakan Jebol Menjadi Rp 90,32 Triliiun di 2025
Menurut Khairunas, investasi yang dikucurkan untuk proyek ini mencapai Rp7 triliun, yang dinilai sangat berarti bagi percepatan pembangunan di Sumatera Barat, khususnya di Solok Selatan.
Dia mengungkapkan, listrik yang sudah mengalir membawa dampak besar bagi kesejahteraan dan kehidupan masyarakat. "Kehadiran PLTP meningkatkan kualitas hidup warga, terutama anak-anak yang bisa belajar di malam hari," beber dia.
Khairunas menambahkan, ketersediaan listrik 24 jam juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik berbasis teknologi, termasuk di sektor kesehatan. "Ini bukan perubahan kecil, tapi lompatan besar bagi kami," kata dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran pemerintah pusat dan daerah meresmikan dimulainya pembangunan PLTP Muara Laboh Unit 2, yang merupakan bagian dari 55 proyek energi bersih di 15 provinsi.
Pada 5 Mei 2025, PLTP Muara Laboh memasuki tahap kritis: financial close pengembangan Unit 2 (80MW) dan Unit 3 (60MW), menambah total kapasitas 140MW. Ini adalah lanjutan dari PPA yang diteken pada 16 Desember 2024 antara PLN dan PT SEML, serta didukung pendanaan dari JBIC, ADB, dan sejumlah bank Jepang seperti Mizuho, SMBC, MUFG, dan Hyakugo.
Unit 2 ditargetkan mulai operasi komersial pada tahun 2027, sedangkan Unit 3 dijadwalkan menyusul pada 2033. Total investasi untuk Unit 2 sendiri mencapai sekitar Rp 8,2 triliun atau setara USD 500 juta melalui inisiatif AZEC.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang