Suara.com - Hari ini, dua calon deputi gubernur Bank Indonesia pengganti Doni Primanto Joewono bakal diumumkan usai uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi XI DPR pada Selasa (1/7/2025).
Dalam agenda yang telah dirumuskan para anggota dewan di Komisi XI DPR sejak akhir pekan kemarin, fit and proper test terhadap calon dewan gubernur BI periode 2025-2030 itu, yakni Ricky Perdana Gozali dan Dicky Kartikoyono, akan diputuskan hari ini, Rabu (2/7/2025) yang direncanakan pada pukul 14:00 WIB.
Ricky Perdana Gozali dan Dicky Kartikoyono merupakan dua calon deputi gubernur BI yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto kepada para pimpinan DPR melalui surat presiden nomor R22/Pres/05/2025 tertanggal 6 Mei 2025.
“Besok siang,” ujar Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Ak di Gedung DPR, Selasa (1/7/2025).
Dia berharap hasil ini bisa satu suara. Apalagi, pemilihan ini sangat ketat dikarenakan kedua calon memiliki visi dan misi yang bagus untuk perekonomian Indonesia.
"Mungkin ya kita akan diskusi sama teman-teman, kemungkinan akan semoga bisa bulat," jelasnya.
Menurutnya, semua pemaparan yang disampaikan oleh masing-masing calon cukup bagus. Selanjutnya, semua jawaban dari rentetan pertanyaan para anggota dewan akan dipertimbangkan dengan matan.
“Kita renungkan dari tadi jawaban-jawaban dari pertanyaan-pertanyaan,” katanya.
Rencananya, rapat dalam menentukan keputusan akan berlangsung secara tertutup. “Jadi nanti dinamikanya ya di internal tertutup gitu kan. Pasti akan ada sharing dan saling memberikan masukan, kelebihan, kekurangan dan macem-macem gitu,” bebernya.
Baca Juga: Bank Indonesia Masih Waspadai Dolar yang Bisa Bikin Rupiah Sakit
Sebagai informasi, Dicky Kartikoyono saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, sedangkan Ricky Perdana Gozali yang merupakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta.
Sementara itu, Ricky Perdana membeberkan tema Avengers untuk bisa terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Sebab, karakter pahlawan dari Marvel ini bisa memiliki saya tahan yang kuat dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
"The Avengers ini mengajarkan bahwa kita harus kuat dan bersatu. Sehingga dapat menghadapi tantangan yang kita hadapi. Dengan diawali dengan kondisi yang kuat dan mempunyai daya tahan yang bagus, didukung oleh sinergi seluruh superhero dengan karakteristik kekuatan masing-masing, memerangi musuh utama untuk mencapai kemenangan dan berkelanjutan," katanya.
Menurutnya, film ini juga menjadi inspirasinya dalam membangun ekonomi melalui penguatan peran kantor perwakilan Bank Indonesia, yang sebut dengan Bersimfoni.
"Seperti simbol yang kita lihat di air video tadi, dan akan kami jelaskan di lanjut dalam peperangan ini. Bapak Ibu yang kami hormati, pimpinan dan anggota Dewan yang mulia, izin saya menyampaikan peperangan ini dalam 4 daftar isi," katanya.
Sementara dari sisi domestik, ekonomi Indonesia terus tumbuh meskipun belum mencapai kapasitas yang potensial. Sedangkan dari sisi kelembagaan, undang-undang P2SK terus memperkuat kewenangan BI dan menuntut respon kelembagaan yang adaptif dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dan membangun SDM yang berkualitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari